TRIBUNPADANG.COM- Semen Padang FC dijadwalkan menghadapi Adhyaksa FC di Stadion Madya, Minggu (8/11/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Kabau Sirah untuk menambah poin sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra, menilai Semen Padang memiliki waktu yang cukup untuk mematangkan persiapan.
Selain itu, ia melihat para pemain mulai memahami sistem latihan dan taktik yang diterapkannya sejak bergabung dengan tim.
Baca juga: Teco Tak Ambil Pusing Adhyaksa FC Ganti Pelatih Jelang Lawan Semen Padang FC
Berikut deretan fakta jelang laga Semen Padang FC vs Adhyaksa FC.
Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra, menyiapkan sejumlah opsi strategi untuk menghadapi Adhyaksa FC Bekasi.
Salah satunya dengan memaksimalkan peran pemain pengganti jika permainan Kabau Sirah tidak berjalan sesuai rencana.
Teco menilai kontribusi pemain dari bangku cadangan bisa menjadi solusi untuk mengubah jalannya pertandingan.
Hal itu berkaca dari keberhasilan pergantian pemain saat Semen Padang FC menghadapi Sumsel United pada laga sebelumnya.
Dalam pertandingan tersebut, sejumlah pemain yang masuk dari bangku cadangan mampu memberikan kontribusi terhadap permainan tim.
Menghadapi Adhyaksa FC, Teco memastikan tim pelatih telah menyiapkan strategi alternatif.
Dia ingin timnya memiliki solusi jika permainan pada babak pertama belum berjalan maksimal.
"Untuk pertandingan besok, kami juga sudah menyiapkan strategi. Jika permainan tidak berjalan dengan baik pada babak pertama, kami memiliki pemain pengganti yang bisa membantu tim untuk meraih kemenangan," jelasnya.
Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra, mengatakan timnya telah menjalani persiapan dengan cukup baik.
Para pemain sudah melakoni latihan fisik, teknik, hingga taktik untuk menghadapi pertandingan tersebut.
"Kami memiliki waktu yang cukup untuk berlatih. Kami sudah menjalani latihan fisik, teknik, dan taktik," kata pelatih yang akrab disapa Teco itu dalam jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (7/11/2026).
Teco menilai setiap pertandingan memiliki arti penting bagi Semen Padang.
Apalagi, timnya ingin terus mendekati klub-klub yang berada di posisi teratas klasemen.
Dalam dua pertandingan terakhir, Semen Padang berhasil meraih kemenangan.
Hasil positif tersebut ingin dilanjutkan saat menghadapi Adhyaksa FC Bekasi.
"Mudah-mudahan besok kami bisa bermain bagus dan meraih kemenangan. Dalam dua pertandingan terakhir, kami berhasil meraih kemenangan. Kami tentu ingin semakin mendekati tim-tim yang berada di posisi pertama dan kedua klasemen liga," ujarnya.
Baca juga: Semen Padang FC Siapkan Opsi Strategi Alternatif untuk Hadapi Adhyaksa FC
Saat ini, Semen Padang FC baru mengumpulkan 13 poin dari 8 kali laga.
Jelang laga besok, Semen Padang FC berada di peringkat kelima klasemen sementara, tergeser satu peringkat setelah PSIS berhasil menambah 3 poin setelah menang lawan Sumsel United, Sabtu (7/11/2026).
Kemenangan atas Adhyaksa FC akan membuka peluang Kabau Sirah memperbaiki posisi dan naik ke peringkat ketiga.
Teco menyebut situasi tersebut hampir sama dengan pertandingan sebelumnya melawan Sumsel United.
Sementara itu, Adhyaksa FC berada di posisi kedelapan dengan raihan 8 poin dari delapan pertandingan.
Pelatih caretaker Adhyaksa FC Bekasi, Amirul Mukminin, menilai kekuatan tim-tim peserta Pegadaian Championship 2026/27 relatif merata.
Menurutnya, Semen Padang FC yang akan dihadapi timnya juga memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan tim lain.
Amirul mengatakan perbedaan posisi di klasemen sementara tidak serta-merta menunjukkan adanya kesenjangan kualitas yang jauh antartim.
"Menurut saya semua tim yang bermain di Liga 2 sama baiknya, mungkin hanya memang pengaruh di hasil setiap pertandingan dan klasemen. Tetapi secara keseluruhan masalah komposisi pemain dan cara bermain, saya pikir hampir rata-rata sama," kata Amirul dalam jumpa pers, Sabtu (7/11/2026).
Baca juga: Hadapi Adhyaksa FC, Manajemen Semen Padang FC Harap Kekompakan Pemain Makin Terlihat
Pelatih Semen Padang FC, Stefano Cugurra, memilih tidak memikirkan pergantian pelatih di kubu Adhyaksa FC Bekasi menjelang pertemuan kedua tim.
Pelatih yang akrab disapa Teco itu menegaskan, fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan Kabau Sirah agar tampil maksimal dalam pertandingan.
Adhyaksa FC sebelumnya mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Widyantoro pada Jumat (6/11/2026). Keputusan tersebut diumumkan melalui akun media sosial resmi klub.
Meski demikian, situasi tersebut tidak ingin dijadikan perhatian utama oleh Teco.
"Kami lebih fokus kepada tim sendiri. Menurut saya, dalam setiap pertandingan, saya harus fokus kepada tim yang saya tangani," kata Teco dalam jumpa pers menjelang pertandingan, Sabtu (7/11/2026).
Pelatih asal Brasil itu menilai Semen Padang memiliki waktu yang cukup untuk mematangkan persiapan.
Selain itu, ia melihat para pemain mulai memahami sistem latihan dan taktik yang diterapkannya sejak bergabung dengan tim.
Semen Padang FC terpaksa memindahkan lokasi pertandingan kandang melawan Adhyaksa FC Bekasi dalam lanjutan Liga 2 2026/2027.
Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, kini dipindahkan ke Stadion Madya, Jakarta.
Pemindahan tersebut dilakukan karena Stadion Patriot Candrabhaga akan digunakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Agenda tersebut bertepatan dengan jadwal pertandingan Semen Padang FC melawan Adhyaksa FC.
Manajer Semen Padang FC, Bradity Maolevy, membenarkan perubahan lokasi pertandingan tersebut.
"Iya, karena Stadion Patriot digunakan oleh Pemprov Jawa Barat untuk pembukaan Porprov, waktunya bertepatan dengan pertandingan kami," kata Bradity kepada TribunPadang.com, Rabu (4/11/2026).
Bradity menjelaskan, pemindahan stadion hanya berlaku untuk pertandingan menghadapi Adhyaksa FC.
Semen Padang FC tetap berstatus sebagai tuan rumah dalam laga tersebut.
"Ini hanya untuk pertandingan kali ini saja. Setelah itu kita kembali ke Stadion Patriot Candrabhaga," ujarnya.
Adhyaksa FC Bekasi menyiapkan strategi khusus menjelang menghadapi Semen Padang FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/27.
Tiga pemain asing Adhyaksa FC sengaja mendapatkan waktu pemulihan lebih banyak agar bisa tampil maksimal saat menghadapi Kabau Sirah.
Pelatih caretaker Adhyaksa FC, Amirul Mukminin, mengatakan keputusan tidak memainkan ketiga pemain asing tersebut saat menghadapi Java United di ajang I.League Cup bukan tanpa alasan.
Selain memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang minim menit bermain, tim pelatih juga ingin memberikan waktu pemulihan lebih kepada tiga pemain asing agar kondisinya lebih optimal untuk menghadapi Semen Padang.
"Tentunya di pertandingan I.League Cup kita memberikan kesempatan untuk pemain-pemain yang menit bermainnya kurang dan tujuan lain juga kita memberikan recovery yang lebih untuk tiga pemain asing kita agar lebih maksimal di pertandingan berikutnya (Semen Padang FC)," kata Amirul dalam jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (7/11/2026).
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.