TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Syarwani meminta kegiatan Apresiasi Lomba Kreativitas Komunitas Belajar (Kombel) jenjang SD/MI dan SMP/MTs serta Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Komunitas Belajar terus dilaksanakan secara konsisten setiap tahun.
Menurutnya, Lomba Kreativitas Kombel tidak boleh hanya menjadi agenda sesaat.
Konsistensi diperlukan agar upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui kreativitas dan kolaborasi para guru dapat berjalan berkelanjutan serta hasilnya bisa diukur.
Syarwani mengungkapkan, kegiatan serupa telah dilaksanakan dalam dua tahun terakhir di Kompleks Kantor Bupati Bulungan.
Sementara pada 2026, pelaksanaannya dipusatkan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan.
"Sehebat apa pun strategi yang kita temukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kalau tidak konsisten dilaksanakan, kita akan sulit mengukur capaian keberhasilannya," ujar Syarwani, Jumat (6/11/2026).
Bupati Bulungan menjelaskan, peningkatan mutu pendidikan dapat dilakukan melalui kegiatan pembelajaran yang melibatkan para guru, baik melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) maupun kelompok kerja guru dalam gugus di setiap kecamatan.
Baca juga: Bupati Bulungan Syarwani Apresiasi FGD Peningkatan Kombel yang Digelar Dinas Pendidikan
Melalui forum tersebut, para guru memiliki ruang untuk berbagi pengalaman, menampilkan kreativitas, sekaligus mendiskusikan strategi pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Syarwani juga mengapresiasi keterlibatan seluruh kecamatan di Kabupaten Bulungan dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari jenjang SD, SMP, hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kita bersama-sama berembuk dan berdiskusi bagaimana menyusun langkah bersama atau strategi dalam upaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan anak-anak kita,” kata Bupati Bulungan.
Lebih lanjut, Syarwani meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan memastikan kegiatan serupa tetap masuk dalam agenda tahunan pada 2027.
Menurutnya, masih banyak kreativitas dan praktik baik yang berkembang di setiap gugus maupun kecamatan, tetapi belum seluruhnya mendapat kesempatan untuk ditampilkan.
“Ini harus menjadi agenda wajib. Saya yakin masih banyak kreativitas di setiap gugus dan kecamatan yang mungkin belum semuanya bisa ditampilkan tahun ini,” tegasnya.
(adv)
Penulis : Rismayanti
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.