TRIBUNJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana mengembangkan kawasan hutan mangrove di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi Kebun Raya Mangrove Jakarta.
Kebun raya tersebut diproyeksikan menjadi yang pertama di Ibu Kota sekaligus kawasan konservasi dan edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kawasan ekosistem mangrove di Jakarta Utara memiliki luas sekitar 50 hektare.
Menurutnya, kondisi mangrove di kawasan tersebut masih cukup baik sehingga berpotensi dikembangkan menjadi kebun raya.
"Di tempat itu mangrovenya kurang lebih 50 hektare dan mangrovenya cukup baik. Pemerintah DKI Jakarta segera mengajukan ke pemerintah pusat agar tempat itu dijadikan Kebun Raya Mangrove Jakarta," ujar Pramono, usai memimpin rapat terbatas di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (6/11/2026).
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemprov DKI melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Koordinasi dilakukan sebagai bagian dari proses pengajuan dan pengembangan kawasan mangrove menjadi kebun raya.
Pramono menjelaskan, Kebun Raya Mangrove Jakarta nantinya tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya para pelajar.
Ia ingin fasilitas di kawasan tersebut diperbaiki sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat belajar mengenai mangrove dan berbagai jenis tanaman.
"Jakarta belum punya kebun raya. Kalau ada Kebun Raya Mangrove Jakarta, nanti fasilitasnya kita perbaiki sehingga murid-murid kita yang ingin belajar tentang mangrove, belajar tentang tanaman, dan sebagainya enggak perlu ke mana-mana, cukup datang ke Kebun Raya Mangrove Jakarta," jelasnya.
Dengan adanya kebun raya tersebut, para pelajar di Jakarta diharapkan memiliki akses lebih mudah untuk mempelajari ekosistem mangrove dan pentingnya menjaga lingkungan.
Pramono berharap proses pengajuan hingga pengembangan Kebun Raya Mangrove Jakarta dapat diselesaikan pada tahun depan.
Rencana tersebut juga diharapkan menjadi salah satu kado bagi Jakarta yang akan memperingati 500 tahun atau lima abad pada 2027.
Pemprov DKI pun akan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan BRIN agar rencana pengembangan kawasan mangrove di Penjaringan tersebut dapat segera direalisasikan.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.