TRIBUNJAKARTA.COM - Persib Bandung mendapat suntikan dana fantastis belasan miliar, sumber dana fantastis didapatkan bukan dari bos timnya.

Pemasukan mencapai Rp12,3 miliar didapatkan Persib Bandung setelah menunjukkan performa impresif di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Dana fantastis yang didapat bukan berasal dari tambahan modal pemilik klub maupun kucuran dana sponsor.

Maung Bandung memperoleh keuntungan finansial dari berbagai komponen pembayaran yang disediakan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bagi peserta kompetisi.

Berdasarkan laporan TribunJabar dan dokumen Competition Regulations AFC Champions League Two 2026/27 Pasal 52, Persib tercatat telah mengumpulkan kontribusi finansial sementara sebesar 680.000 dolar AS.

Jika dikonversikan menggunakan kurs Rp18.133 per dolar AS, jumlah tersebut setara dengan Rp12.330.440.000.

Besarnya pemasukan itu tidak terlepas dari pencapaian anak asuh Igor Tolic yang mampu mengukir empat kemenangan beruntun dalam persaingan Grup E.

Hasil positif ketika menghadapi FC Seoul, The Cong-Viettel FC, dan Melbourne Victory membuat Persib memperoleh sejumlah keuntungan finansial dari AFC.

LAGA PERSIB - Persib ditantang Melbourne Victory FC dalam ACL 2 2026/2027, Rabu (4/11/2026). Prediksi starting XI. Maung Bandung wajib waspadai ujian tunggal.
LAGA PERSIB - Persib ditantang Melbourne Victory FC dalam ACL 2 2026/2027, Rabu (4/11/2026). Prediksi starting XI. Maung Bandung wajib waspadai ujian tunggal. (Persib)

Empat Kemenangan Jadi Sumber Pemasukan

Salah satu komponen yang mendongkrak pendapatan Persib berasal dari bonus performa atau Performance Bonus.

Mengacu Pasal 52.6 regulasi AFC, setiap kemenangan yang diraih klub pada waktu normal pertandingan fase grup dihargai sebesar 50.000 dolar AS.

Persib yang berhasil mengamankan empat kemenangan beruntun berhak memperoleh akumulasi bonus sebesar 200.000 dolar AS.

Nominal tersebut jika dirupiahkan mencapai sekitar Rp3,63 miliar.

Selain bonus kemenangan, AFC juga menyediakan biaya partisipasi bagi seluruh klub yang tampil pada fase grup.

Melalui ketentuan Pasal 52.7, setiap peserta mendapatkan Participation Fee sebesar 300.000 dolar AS atau setara dengan Rp5,44 miliar.

Dengan demikian, dua komponen tersebut sudah memberikan pemasukan sebesar Rp9,07 miliar bagi Persib.

Tiket 16 Besar Tambah Bonus Persib

Pemasukan Maung Bandung tidak berhenti pada biaya keikutsertaan dan bonus kemenangan.

Persib juga memperoleh keuntungan dari fasilitas subsidi perjalanan yang diberikan AFC kepada klub peserta.

Dalam Pasal 52.4, regulasi tersebut mengatur Travel Subsidy senilai 50.000 dolar AS untuk setiap pertandingan tandang pada fase grup.

Persib yang telah menjalani dua pertandingan away berhak mendapatkan total subsidi sebesar 100.000 dolar AS.

Apabila dikonversikan ke mata uang rupiah, jumlahnya mencapai sekitar Rp1,81 miliar.

Keuntungan finansial lainnya datang setelah Persib memastikan satu tempat di babak 16 besar lebih awal.

Berdasarkan Pasal 52.7.1, klub yang melaju ke fase gugur memperoleh tambahan biaya partisipasi sebesar 80.000 dolar AS atau sekitar Rp1,45 miliar.

Tambahan tersebut semakin memperbesar akumulasi pendapatan yang berhasil diamankan wakil Indonesia itu.

Jika seluruh komponen pembayaran dijumlahkan, Persib telah mengantongi 680.000 dolar AS atau setara Rp12,33 miliar.

Peluang Persib Tambah Pendapatan

Meski sudah mengumpulkan dana belasan miliar, peluang Persib mendapatkan pemasukan tambahan masih terbuka.

Pasalnya, Maung Bandung masih memiliki dua pertandingan tersisa pada fase grup.

Hasil positif dalam pertandingan berikutnya berpotensi menambah perolehan bonus kemenangan yang diberikan AFC.

Selain itu, perjalanan Persib di kompetisi antarklub Asia tersebut belum berakhir setelah mereka memastikan tiket ke babak 16 besar.

Semakin jauh langkah Maung Bandung di ACL Two, semakin terbuka pula peluang mendapatkan tambahan keuntungan finansial sesuai ketentuan kompetisi.

Namun, pengelola klub tetap perlu memperhatikan sejumlah aturan terkait pembagian hadiah dalam turnamen tersebut.

Salah satunya tercantum dalam Pasal 53.3 mengenai alokasi lima persen dari prize money yang diperoleh klub sebagai juara atau runner-up di partai final.

Dana tersebut diperuntukkan bagi AFC Dream Asia Foundation.

Ketentuan itu berkaitan dengan hadiah juara atau runner-up, sehingga tidak mengurangi akumulasi Financial Contribution fase grup sebesar Rp12,33 miliar yang telah dihitung Persib saat ini.

Dengan masih tersedianya kesempatan untuk melanjutkan perjalanan di ACL Two 2026/2027, Maung Bandung berpeluang memperbesar pendapatan dari kompetisi tersebut.

Artinya, pencapaian Persib sejauh ini bukan hanya memberikan kebanggaan bagi Bobotoh, tetapi juga membawa keuntungan finansial yang cukup besar bagi klub.

Berita Lainnya

Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Boyolali: Pegawai BPS Lompat ke Parit saat Motor Digilas Truk

Baca juga: Jakarta Bakal Punya Kebun Raya Mangrove Pertama, Pramono Targetkan Rampung Tahun Depan

Baca juga: Tiket Java United vs Persib Bandung Disebut Naik Berkali-kali Lipat, Dedengkot Bobotoh Buka Suara

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.