SURYA.co.id, LUMAJANG - Warga Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan seekor buaya sepanjang sekitar 2 meter yang masuk ke jebakan biawak.

Buaya tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di rawa dekat permukiman warga, tepatnya di Dusun Kaliwelang, Desa Gondoruso.

Hewan predator itu tidak sengaja tertangkap saat seorang warga hendak memeriksa jebakan biawak atau nyambik yang dipasangnya.

Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madhona, mengungkapkan buaya tersebut diperkirakan masih berusia sekitar satu tahun.

Buaya Sempat Memberontak Saat Terjebak

Kemunculan buaya itu membuat warga terkejut.

Terlebih, hewan predator tersebut sempat memberontak ketika terjebak dalam tali yang dipasang warga.

"Kemunculan predator ini sangat mengejutkan dan membahayakan keselamatan warga. Jadi kemarin langsung diikat dan diamankan," ujarnya, Rabu (4/11/2026).

Kemunculan buaya serupa ternyata pernah menggegerkan warga sekitar.

Menurut Loni, beberapa kali hewan tersebut terlihat di daratan, bahkan berjalan di tengah jalan.

"Kami apresiasi kecepatan warga melaporkan kejadian itu. Jika buaya betina berukuran dua meter ini dibiarkan berkeliaran, bisa menelan korban jiwa sewaktu-waktu," kata Loni.

Loni mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terkait penemuan tersebut.

Hal ini dilakukan karena dikhawatirkan masih ada induk buaya di rawa desa tersebut.

"Masyarakat kami imbau waspada, karena buaya yang tertangkap ini usianya masih muda, dikhawatirkan masih ada buaya lebih besar lagi," tambahnya.

Buaya Diserahkan ke BKSDA

Sementara itu, Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Lumajang, Moh. Asro Ibnu Zarkasyi, mengatakan buaya tersebut telah diserahkan kepada BKSDA pada Rabu pagi.

"Karena kami belum punya kelengkapan karantina, jadi hari ini langsung kami serahkan," imbuhnya.

Berdasarkan keterangan BKSDA, Asro menjelaskan buaya tersebut merupakan jenis buaya muara dengan nama latin Crocodylus porosus.

Buaya itu memiliki panjang sekitar 2,20 meter dengan diameter 30 sentimeter.

"Habitat utama buaya itu adalah area muara sungai, hutan mangrove, rawa-rawa, dan pesisir pantai," pungkasnya.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.