Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis biodiesel pada November 2026 sebesar Rp 14.312 per liter ditambah ongkos angkut yang berlaku efektif pada 1 November 2026. HIP BBN Biodiesel ini turun dari Oktober 2026 sebesar Rp 15.072 per liter.
Mengutip laman ebtke.esdm.go.id, Rabu (4/11/2016), besaran HIP BBN jenis biodiesel dihitung berdasarkan ketentuan Diktum KESATU Keputusan Menteri ESDM Nomor 3.K/EK.05/DJE/2024 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel yang Dicampurkan ke Dalam Bahan Bakar Minyak Jenis Minyak Solar dan besaran ongkos angkut berdasarkan ketentuan lampiran I Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025.
“Besaran harga indeks pasar bahan bakar nabati (HIP BBN) jenis biodiesel November 2026 sebesar Rp 14.312 per liter ditambah ongkos angkut yang berlaku efektif pada 1 November 2026,” demikian dalam laman ebtke.esdm.go.id.
Perhitungan HIP itu antara lain (harga CPO KPB rata-rata + US$ 85 per ton)x 870 kg/m3+ ongkos angkut.
Harga CPO KPB rata-rata 25 September 2026-24 Oktober 2026 = Rp 14.926 per kg
US$ 85/MT adalah nilai konversi bahan baku menjadi biodiesel
870 kg/m adalah faktor satuan dari kg ke L
Besaran ongkos angkut mengikuti Keputusan Menteri ESDM Nomor 290.K/EK.05/MEM.E/2025
HIP Bioetanol
Sementara itu, HIP Bioetanol pada November 2026 ditetapkan Rp 11.955 per liter
Berikut perhitungannya:
HIP= (harga tetes tebu KPB Rata-Rata periode tuga bulan x 4,125 kg/L) + 0,25 USD/L
Harga tetes tebu KPB Rata-Rata 15 Juli 2026-14 Oktober 2026 =Rp 1.816/kg
4,125 kg/L adalah faktor satuan dari kg ke L
0,25 USD/L adalah nilai konversi bahan baku menjadi bioetanol
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.