SURYA.co.id, SURABAYA - de Red FC harus mengakui keunggulan PSM Makassar setelah kalah 0-2 pada laga perdana Grup K League Cup 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Selasa (3/11/2026) sore.
Dua gol kemenangan PSM Makassar dicetak Abdul Rahman pada menit ke-25 dan Kodai Tanaka pada menit ke-48.
Pelatih de Red FC, Aji Santoso, mengakui timnya kalah kualitas dari tim berjuluk Juku Eja tersebut.
Aji menyebut, kekalahan de Red FC juga tidak lepas dari keputusan melakukan rotasi besar-besaran.
Langkah itu diambil untuk menjaga kebugaran pemain karena timnya harus kembali menjalani pertandingan Championship 2026/2027 dalam waktu dekat.
Rotasi dilakukan karena jadwal pertandingan de Red FC cukup padat.
Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Kuda Hitam itu menghadapi Deltras FC pada Sabtu (31/10/2026), atau hanya berselang tiga hari sebelum melawan PSM Makassar.
"Saya banyak merotasi pemain, bahkan hanya satu pemain, Sheva yang kemarin lawan Deltras main, hari ini saya mainkan. Karena kami tidak ada target (League Cup)," kata Aji Santoso setelah pertandingan.
"Saya menjaga pemain-pemain yang lain untuk pertandingan nanti melawan Biak," tambahnya.
Setelah menghadapi PSM Makassar, de Red FC akan menjamu PSBS Biak di tempat yang sama dalam lanjutan Championship 2026/2027.
League Cup merupakan turnamen yang mempertemukan klub dari dua kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League (Liga 1) dan Championship (Liga 2), untuk mendorong peningkatan kualitas sepak bola nasional.
de Red FC tergabung di Grup K bersama PSM Makassar dan Persipura Jayapura. Ketiga tim akan bertemu satu kali dan hanya juara grup yang berhak melaju ke babak selanjutnya.
Selain melakukan rotasi, Aji Santoso mengakui perbedaan kualitas pemain menjadi salah satu faktor yang membuat timnya kesulitan menghadapi PSM Makassar.
"Jadi terus terang juga terlihat jelas memang dari segi kualitas kami kalah dengan PSM, sehingga anak-anak kesulitan untuk bisa menembus," ucapnya.
Melihat perbedaan kualitas tersebut, Aji meminta para pemain tampil lepas tanpa terbebani target kemenangan. Terlebih, hanya satu tim dari setiap grup yang akan melaju ke babak berikutnya.
"Jadi pertandingan ini jujur aja bagi kami nothing to lose, kalau bisa menang syukur, kalah ya memang kami dari segi strata juga kalah," ucap Aji Santoso.
Meski demikian, ia tetap meminta pemain de Red FC menunjukkan permainan maksimal. Menurutnya, pertandingan melawan PSM Makassar bisa menjadi bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi liga.
"Tapi saya sampaikan kepada pemain tadi untuk tetap main fight karena ini bisa sebagai bahan evaluasi untuk menatap kompetisi liga nanti," pungkas pelatih asal Kabupaten Malang itu.
Sementara itu, pemain de Red FC, Fava Sheva, menyebut kekalahan dari PSM Makassar menjadi bekal penting bagi timnya untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di Championship.
"Tentu pertandingan ini cukup sengit walaupun kami posisinya (tingkat kompetisi) kalah. Mungkin ke depannya lebih banyak evaluasi untuk pertandingan berikutnya," kata Fava Sheva.
Setelah kalah dari PSM Makassar, de Red FC akan melakoni laga kedua Grup K League Cup dengan menyambangi kandang Persipura Jayapura pada 2 Desember 2026 mendatang.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.