TRIBUN-TIMUR.COM - Pakaian yang sudah tidak terpakai masih memiliki manfaat jika kondisinya masih layak pakai.
Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, pemanfaatan kembali pakaian juga menjadi salah satu cara mengurangi potensi limbah tekstil.
Hal ini menjadi salah satu gerakan yang dihadirkan PT Astra Honda Motor (AHM) melalui Green Act Fest (GAF) 2026 di Warkopolim, Bogor, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, AHM mengajak generasi muda mendonasikan pakaian layak pakai untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya mendorong gaya hidup berkelanjutan.
Barang yang masih memiliki nilai guna diharapkan tidak langsung dibuang, melainkan dapat dimanfaatkan kembali orang lain.
Melalui gerakan tersebut, AHM ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus dilakukan melalui aksi besar.
Baca juga: Tak Hanya Adu Inovasi, Finalis AHM Best Student 2026 Dibekali Ilmu AI dan Kepemimpinan
Kebiasaan sederhana seperti memilah pakaian yang sudah tidak digunakan dan mendonasikannya dapat menjadi langkah awal mengurangi potensi sampah tekstil.
General Manager Corporate Communication AHM, Rina Listiani mengatakan menjaga lingkungan dapat dimulai dari pilihan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui komitmen Sinergi Bagi Negeri, AHM ingin mengajak generasi muda memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari pilihan sederhana dalam keseharian.
Hal kecil dapat dimulai seperti memilah dan mengelola sampah dengan baik, termasuk sampah elektronik, serta memperpanjang masa guna barang yang masih layak pakai.
"Kami berharap Green Act Fest dapat menginspirasi generasi muda untuk memulai perubahan dari diri sendiri dan mengajak lebih banyak orang melakukan hal serupa,” kata Rina dalam keterangannya ke Tribun-Timur.com, Selasa (3/11/2026).
Green Act Fest 2026 mengusung tema 'Stand Up for The Earth' dan melibatkan ratusan generasi muda dalam berbagai aktivitas peduli lingkungan.
Selain donasi pakaian, AHM berkolaborasi dengan Trash Ranger Indonesia menghadirkan E-Waste Rescue Station untuk mengumpulkan dan mengedukasi peserta mengenai pengelolaan sampah elektronik.
Melalui alur Drop, Sort, & Impact, peserta diajak mengenali berbagai jenis limbah elektronik.
Serta memahami pentingnya pengelolaan yang tepat untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.
Kampanye lingkungan tersebut juga dikemas melalui hiburan.
AHM berkolaborasi dengan komunitas Stand Up Indo dengan menghadirkan 10 komika yang menyampaikan pesan pelestarian lingkungan melalui pertunjukan komedi.
Acara yang menjadi bagian dari kampanye Sinergi Bagi Negeri 2026 ini juga menghadirkan penampilan spesial Duto Triadjie.
AHM berharap generasi muda semakin memahami pentingnya memperpanjang masa guna barang dan mengurangi sampah melalui kebiasaan sehari-hari.
Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya penanganan perubahan iklim serta perlindungan dan pemulihan ekosistem daratan.
(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.