Dibekap Dewa United, Persija Mulai Terancam di Puncak Klasemen, Rizky Ridho: Ini Alarm bagi Kami
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRiBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persija Jakarta mulai mendapat tekanan dari para pesaingnya dalam persaingan papan atas Super League 2026/2027.
Kekalahan 1-2 dari Dewa United FC membuat posisi Macan Kemayoran di puncak klasemen sementara semakin terancam.
Persija saat ini masih mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan.
Namun, jarak dengan Dewa United yang menempati peringkat kedua kini hanya terpaut satu poin.
Sementara itu, Bali United dan Madura United juga terus membayangi Persija dengan selisih dua poin.
Bahkan, Persita Tangerang berpeluang menyamai perolehan poin Persija apabila mampu meraih kemenangan pada pertandingan pekan kedelapan.
Situasi tersebut membuat persaingan di papan atas semakin ketat.
Persija pun dituntut segera bangkit agar tidak kehilangan posisi teratas klasemen.
Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengakui kekalahan dari Dewa United menjadi kerugian bagi timnya.
Pasalnya, pertandingan tersebut sebenarnya menjadi kesempatan bagi Macan Kemayoran untuk memperlebar jarak poin dengan para pesaing.
"Ya, tentunya pertandingan malam ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperlebar jarak poin dengan para pesaing," ujar Rizky Ridho usai laga kontra Dewa United di Banten International Stadium, Serang, Banten, Sabtu (31/10/2026)
“Namun, hari ini kami justru mengalami kekalahan sehingga jarak dengan tim peringkat kedua semakin dekat. Tentunya ini juga menjadi alarm bagi kami agar tidak boleh bersantai dan harus meraih kemenangan pada pertandingan-pertandingan berikutnya,” sambungnya,.
Selain menyoroti persaingan klasemen, Rizky Ridho juga menanggapi absennya suporter The Jakmania dalam pertandingan melawan Dewa United.
Seperti diketahui, The Jakmania tidak bisa mendampingi Persija secara langsung karena masih menjalani hukuman larangan mendukung tim dalam pertandingan tandang.
Meski demikian, Rizky Ridho menegaskan absennya suporter bukan alasan di balik kekalahan Persija.
Menurutnya, atmosfer pertandingan tetap terasa meski tidak ada dukungan langsung dari The Jakmania.
"Atmosfernya tetap sama karena mereka juga memiliki suporter. Hanya saja, ada perbedaan karena kami biasanya ditemani suporter ketika bermain tandang," jelasnya.
"Namun, karena ada hukuman, mereka tidak bisa hadir. Tidak ada alasan untuk kekalahan ini. Kami memang bermain kurang baik dan akhirnya kalah," pungkas pemain Timnas tersebut.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.