TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Pemerintah Kota Pasuruan terus memperkuat komitmen mewujudkan kota ramah lanjut usia melalui program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Sebanyak 782 peserta mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Standar 1, Standar 2, dan Standar 3 Kota Pasuruan di Gedung Kesenian Dharmoyudho, Rabu (28/10/2026).
Prosesi wisuda dilakukan oleh Wali Kota Pasuruan Dr. H. Adi Wibowo, S.TP., M.Si., bersama Wakil Wali Kota Pasuruan, Ketua TP PKK Kota Pasuruan, serta Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kota Pasuruan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Asisten I Pemerintah Kota Pasuruan, serta kepala perangkat daerah terkait sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan program yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat lanjut usia.
Baca juga: BGN Hentikan Sementara Operasional 6 SPPG di Lumajang, karena Tak Laporkan Keuangan
Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan yang akrab disapa Mas Adi menyampaikan bahwa wisuda tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bukti semangat para lansia untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas hidup tanpa mengenal batas usia.
“Tujuan Sekolah Lansia Tangguh ini adalah membuat para lansia, khususnya di Kota Pasuruan, semakin sehat dan bahagia. Kita ingin para lansia tetap aktif, mandiri, produktif, serta mampu menikmati kehidupan dengan penuh kebahagiaan,” ujar Mas Adi.
Ia menjelaskan, program Selantang merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Pasuruan dalam meningkatkan kesejahteraan lansia melalui pembelajaran yang mendukung kesehatan fisik, mental, spiritual, serta kemampuan bersosialisasi. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi pemerintah daerah, TP PKK, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, kader Bina Keluarga Lansia, dan berbagai pihak lainnya.
Mas Adi juga menyampaikan bahwa Kota Pasuruan telah meraih berbagai apresiasi dalam upaya mewujudkan kota ramah lansia, termasuk prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada 2026, Kota Pasuruan memperoleh predikat juara umum kota ramah lansia sebagaimana disampaikan dalam sambutannya.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, Pemerintah Kota Pasuruan merencanakan dukungan anggaran Selantang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) pada tahun anggaran 2027. Pengembangan program akan diarahkan pada peningkatan jumlah peserta sekaligus kualitas pembelajaran agar semakin banyak lansia mendapatkan manfaat.
“Keberhasilan program ini bukan hanya soal anggaran dan fasilitas pemerintah, tetapi juga membangun rasa memiliki dan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap Selantang terus berkembang dan semakin banyak lansia yang merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mas Adi menyampaikan bahwa angka harapan hidup Kota Pasuruan meningkat dari 74,86 tahun pada 2025 menjadi 75,1 tahun pada 2026, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pembangunan kota dapat menjangkau seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga lansia, sehingga Kota Pasuruan menjadi kota yang sehat dan ramah bagi semua.
Menutup sambutannya, Mas Adi mengucapkan selamat kepada seluruh 782 wisudawan dan wisudawati. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama mengikuti Selantang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi inspirasi bagi keluarga dan generasi muda.
“Teruslah belajar, teruslah berkarya, dan tetaplah menjadi bagian penting dalam membangun Kota Pasuruan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Melalui program Sekolah Lansia Tangguh, Pemerintah Kota Pasuruan berharap semakin banyak warga lanjut usia yang dapat menjalani kehidupan secara sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Pasuruan yang ramah lansia.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.