TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Warga Kelurahan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur mengeluhkan tumpukan sampah pada tempat penampungan sementara (TPS) di Jalan Pulau Sangiyang.
Berdasarkan aduan pada aplikasi Jakarta Kini (Jaki) dengan nomor JK2610270555, warga menyebut tumpukan sampah menimbulkan bau tidak sedap dan kondisi lingkungan kotor.
"Tolong ditangani dengan baik, dibersihkan. Bau, kotor, sampah membludak, banyak belatung," kata pelapor dalam aduannya pada aplikasi Jaki.
Dikonfirmasi aduan, Kelurahan Pulogebang menyebut tumpukan sampah pada TPS di Jalan Sangiyang tersebut berada pada lahan di bantaran aliran Kali Cakung.
Lurah Pulogebang, Imran mengatakan tumpukan sampah dipicu belum semua warga melakukan pemilahan sampah dan banyaknya warga dari luar lokasi membuang sampah di TPS.
Dalam hal pemilahan sampah, dari hasil pemeriksaan pihak Kelurahan Pulogebang tumpukan sampah yang dibuang ke TPS di Jalan Sangiyang belum sepenuhnya dipilah.
"Sementara ini ada warga kita yang belum mengikuti kali ya berkaitan masalah apa yang kita arahkan. Masih ada sampah yang belum terpilah, dan ada yang sudah," kata Imran, Rabu (28/10/2026).
Sementara kini TPST Bantargebang, Bekasi hanya menerima sampah jenis residu atau tidak dapat diolah kembali, sampah jenis organik dan anorganik harus dipilah dan diolah di tingkat warga.
Kondisi ini membuat sampah menumpuk pada TPS di Jalan Sangiyang, dan menimbulkan bau tidak sedap yang menyeruak ke permukiman warga di sekitar lokasi.
Faktor lain yang mengakibatkan tumpukan sampah yakni banyak warga dari luar Pulogebang membuang sampah di lokasi, padahal sedianya lokasi hanya digunakan untuk warga di lima RW.
"Perlu diketahui juga warga yang lewat TPS naik motor itu dia dari warga Bekasi, segala macam. Dia lewat jalan pintas di situ, bawa sampah, langsung masukin, dibuang, dibuang ke situ," ujarnya.
Terkait penanganan, Imran menuturkan sudah berkoordinasi dengan jajaran Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan Cakung untuk melakukan pengangkutan sampah dari TPS di Jalan Sangiyang.
Pihak Kelurahan Pulogebang juga terus mensosialisasikan agar warga melakukan pilah sampah dari sumber, sehingga sampah yang dibuang ke TPS hanya merupakan sampah jenis residu.
"Kami juga mengharapkan ada kepedulian juga pihak masyarakat, supaya nantinya tidak ada lagi tumpukan sampah di situ. Kita juga sudah melakukan sosialisasi pilah sampah ke warga," tuturnya.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.