POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dinas Kesehatan Kota Kupang mengimbau warga agar mewaspadai adanya udara kabur atau asap yang melanda wilayah Kupang dan sekitarnya sejak beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut dapat memicu gangguan kesehatan seperi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), gangguan pernapasan berat, serta iritasi mata dan kulit.
"Dampak utama asap terhadap kesehatan adalah ISPA, gangguan pernapasan berat serta iritasi mata dan kulit. Karena itu saya imbau masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya agar mewaspadai kondisi ini, karena bisa mengganggu kesehatan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M. Kes, Kamis (22/10/2026).
Retnowati menjelaskan, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah perlu mengantisipasi gangguan kesehatan akibat asap dengan menggunakan masker dan kacamata.
"Jadi jika asap sangat mengganggu saat beraktivitas di luar ruangan, maka gunakan masker dan kacamata agar kita tetap sehat," katanya.
Udara Kabur di Kota Kupang Kurang Lebih Dua Minggu
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, S.Si., M.Si., mengungkapkan penyebab udara kabur di Kota Kupang sudah terjadi selama kurang lebih dua minggu.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di Kota Kupang tetapi juga dialami oleh wilayah-wilayah lain di NTT.
Dalam Podcast Pos Kupang, Rabu, 21/10/2026 Sti mengatakan, salah satu faktor penyebab udara kabur ini adalah karena adanya asap karhutla dari wilayah lain seperti di wilayah Papua, Maluku bagian Selatan. Selain itu juga ada dari wilayah-wilayah di Pulau Timor atau di sekitar NTT.
Dia menjelaskan, dari pemantauan titik panas atau hot spot yang diamati oleh satelit, terlihat ada karhutla yang terjadi di sekitar wilayah NTT, juga karhutla yang besar di sekitar wilayah Papua.
"Karena saat ini anginnya itu bertiup dari Timur Tenggara sehingga posisi wilayah NTT yang berada di bagian Barat terkena sedikit dari asap karhutla yang bergerak dari wilayah Papua ke wilayah Barat, searah dengan pergerakan arah angin," kata Sti. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.