TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Perampokan di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung Nomor 91, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berlangsung cepat, hanya tiga menit, Kamis (22/10/2026) pagi. Dua orang terluka akibat dibacok saat berusaha mempertahankan tas berisi uang asing.
Perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, sesaat sebelum toko bersiap buka. Saat kejadian, pintu harmonika toko baru dibuka sebagian, sebatas cukup untuk dilalui seseorang.
Di dalam toko, dua penjaga sedang bersiap di area konter perhiasan. Sementara itu, pemilik toko, Lily (71), bersama anaknya, Adi Kusuma (49), berada di ruang kantor di belakang konter.
Tiba-tiba, dua pria yang membawa senjata tajam menerobos masuk dan mengancam penjaga toko. Keduanya langsung menuju ruang kantor.
Baca juga: BREAKING NEWS: Perampokan Toko Emas di Jember, Ibu dan Anak Pemilik Toko Dibacok
Para pelaku berusaha mengambil valuta asing (valas) dan sejumlah surat penting. Lily dan Adi berupaya mempertahankan barang-barang tersebut.
Namun, keduanya justru dibacok. Lily mengalami luka di bagian kepala, sedangkan Adi terluka di tangan dan kaki.
Setelah melukai korban, kedua pelaku melarikan diri dengan membawa satu tas berisi uang mata asing.
Kedua terduga pelaku kemudian menuju mobil Toyota Yaris yang terparkir di seberang toko, tepatnya di sisi utara Jalan Sultan Agung.
Meski penjaga toko sempat keluar untuk meminta pertolongan, aksi tersebut berlangsung sekitar tiga menit.
Panit Opsnal 3 Polsek Kaliwates, Iptu Devi Novita Puspitasari, mengatakan peristiwa itu terjadi dalam waktu singkat.
"Kejadiannya sangat cepat. Untuk pembacokan terjadi di dalam toko, di area kantor," ujar Devi.
Baca juga: Pertalite di Jember Ditambah Hingga 700 Ribu Liter per Hari, Antrean SPBU Mulai Normal
Saat warga mulai berdatangan untuk memberikan pertolongan, para terduga pelaku sudah meninggalkan lokasi. Mobil yang mereka gunakan melaju ke arah utara, menuju Alun-Alun Jember.
Mobil tersebut melaju kencang melewati depan Masjid Al-Baitul Amien dan Pendapa Wahyawibawagraha Jember.
Ketika itu, sedang berlangsung pawai Hari Santri di kawasan tersebut. Beruntung, tidak ada peserta pawai maupun warga yang dilaporkan tertabrak.
Sejumlah petugas keamanan sempat mengejar mobil tersebut. Namun, kendaraan itu tetap melaju kencang hingga meninggalkan lokasi.
Polisi juga menjelaskan darah yang terlihat berceceran di trotoar berasal dari korban yang terluka saat keluar dari toko.
Saat itu, keluarga dan warga berupaya memberikan pertolongan kepada Lily dan Adi untuk membawa keduanya ke rumah sakit.
Toko Emas Murni berada di kawasan pertokoan pusat Kabupaten Jember. Di sepanjang Jalan Sultan Agung, terdapat sejumlah tempat usaha, mulai dari toko emas, toko sepatu, hingga toko peralatan listrik.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.