TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Kebakaran di kawasan Gunung Sumbing kembali menjadi perhatian setelah beredar video yang memperlihatkan kobaran api cukup besar di area pegunungan, Senin (19/10/2026).
Kabar yang beredar menyebutkan kebakaran tersebut telah memasuki wilayah Kabupaten Wonosobo.
Namun, asal titik api dan arah pasti perambatan kebakaran masih belum diketahui secara pasti.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno, menyampaikan informasi sementara mengenai kondisi para pendaki yang masih berada di kawasan Gunung Sumbing.
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak basecamp, terdapat 71 pendaki yang masih berada di atas gunung.
Meski demikian, seluruh pendaki tersebut dilaporkan dalam kondisi aman dan sedang melakukan perjalanan turun.
"Berdasaran informasi dari ketua basecamp Gajah Mungkur, Lamuk, Kalikajar masih ada 71 pendaki di atas, tapi posisi sudah aman sudah jauh dari titik api, posisi aman dan sedang dilakukan evakuasi untuk turun," kata Sabarno saat dihubungi tribunjateng.com malam ini.
Baca juga: Lawan Dewa United, Persijap Butuh Poin Apapun Kondisinya
Sabarno menjelaskan, hingga informasi awal diterima, pihak basecamp belum mengetahui secara pasti dari mana kebakaran bermula.
Informasi mengenai kejadian tersebut diterima pihak basecamp sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, lokasi awal munculnya api belum dapat dipastikan.
"Berdasarkan untuk awalnya belum diketahui pasti karena dari basecamp Gajah Mungkur sendiri belum tahu asal mulanya dari wilayah mana," ujarnya.
Menurutnya, kondisi di kawasan pegunungan yang berkabut juga berpotensi membuat titik api tidak terlihat dari bawah.
"Karena posisi diatas plus tadi mungkin juga tidak terpantau dari bawah karena kabut," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Wonosobo, Sumekto Hendra Kustanto, mengatakan pihaknya masih berada di basecamp untuk melakukan koordinasi terkait penanganan kebakaran Gunung Sumbing.
"Njih kita masih di basecamp untuk briefing dan rencana tindakan operasional termasuk kebijakan bagi pendaki," ujarnya.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.