TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menghadapi AS Roma dalam lanjutan Liga Champions, Kamis (15/10/2026).
Sempat tertinggal 1-3, Los Blancos bangkit secara dramatis dan membalikkan keadaan untuk menang 4-3 berkat dua gol pada menit-menit akhir pertandingan.
Kekalahan Roma menjadi bagian dari catatan buruk sepak bola Italia pada rangkaian pertandingan Liga Champions kali ini.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, empat wakil Italia kompak menelan kekalahan dalam satu rangkaian pertandingan kompetisi tersebut.
Inter Milan lebih dahulu menelan kekalahan 3-4 dari Club Brugge. Napoli kemudian menyerah 1-3 saat bertandang menghadapi Villarreal, sementara Como kalah 2-3 dari Feyenoord.
Roma menjadi klub Italia terakhir yang tumbang. Kekalahan mereka terasa lebih menyakitkan karena sempat unggul 3-1 sebelum Real Madrid mencetak tiga gol untuk membalikkan keadaan.
Ya, Roma sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan, tetapi kehilangan kendali pada fase akhir pertandingan ketika Real Madrid meningkatkan tekanan.
Buntut hasil ini, Madrid masih sempurna setelah dua laga. Los Blancos mengoleksi enam poin dan kini duduk di posisi delapan besar, tepat di bawah Arsenal.
Sementara itu, Roma tertahan di posis ke-25 dengan koleksi satu poin, hasil imbang di laga pembuka bulan lalu.
Baca juga: Hasil Liga Champions: PSG Bungkam Man City 2-4, Rekor Bersejarah Haaland Berujung Kekalahan
AS Roma langsung memberikan ancaman sejak awal pertandingan.
Pada menit keempat, Mario Hermoso memperoleh peluang dari bola muntah, tetapi Thibaut Courtois melakukan penyelamatan untuk menjaga gawang Real Madrid tetap aman.
Roma terus menekan dan akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-20. Marten de Roon melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan. Courtois gagal mengantisipasi bola sehingga Roma unggul 1-0.
Real Madrid merespons lima menit kemudian. Kylian Mbappe melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang membentur pemain Roma sebelum masuk ke gawang Pierluigi Gollini. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah itu, kedua tim saling menciptakan peluang. Real Madrid sempat mengancam melalui Marc Cucurella dan Jude Bellingham, tetapi belum berhasil menambah gol. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Roma kembali mengambil kendali. Pada menit ke-51, Donyell Malen melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola yang membentur pemain lawan mengecoh Courtois dan membawa Roma unggul 2-1.
Malen kembali mencetak gol pada menit ke-57 setelah menerima umpan terobosan di dalam kotak penalti.
Gol tersebut sempat akan dianulir. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol akhirnya di sahkan sekaligus membuat skor menjadi 3-1.
Melihat timnya tertinggal dua gol, Real Madrid melakukan sejumlah pergantian pemain.
Arda Guler dan Endrick dimasukkan pada menit ke-59 untuk menambah daya gedor, sedangkan Bernardo Silva masuk pada menit ke-70.
Perubahan tersebut membuat serangan Real Madrid semakin berbahaya. Mbappe beberapa kali memperoleh peluang, tetapi Gollini tampil cukup baik untuk menggagalkan upaya penyerang asal Prancis tersebut.
Drama mulai terjadi pada menit ke-83. Real Madridmencetak gol melalui Carlos Espi, tetapi langsung mengangkat tangan karena offside.
Namun setelah meninjau tayangan VAR, gol tersebut akhirnya disahkan, sekaligs membuat skor menjadi 3-2 dan menghidupkan kembali peluang Los Blancos.
Pada menit ke-85, Endrick menyambut sepak pojok Arda Guler dengan sundulan yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang. Gol itu mengubah skor menjadi 3-3.
Real Madrid semakin bersemangat membalikkan keadaan. Jude Bellingham hampir mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-87, tetapi bola masih melebar tipis dari sasaran.
Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90. Berawal dari sepak pojok Arda Guler, Antonio Rudiger mendapatkan ruang di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan rendah ke tengah gawang. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-4.
Tak berselang lama, wasit mengakhiri pertandingan. Roma yang sempat berada di atas angin harus menerima kekalahan menyakitkan setelah gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
(Tribunnews.com/Tio)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.