Jakarta -

Industri life science dan teknologi kesehatan membawa perubahan besar dalam berbagai sektor. Inovasi kesehatan tidak hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional layanan medis, tetapi juga menjadi solusi akses pengobatan yang lebih mudah, aman, dan terjangkau.


Berbagai inovasi berbasis vaksin, bioteknologi, dan produk biologis bukan hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan medis, tetapi juga dalam membangun fondasi ekosistem kesehatan nasional yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan dari hulu ke hilir.


Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah mengantongi hampir 700 inovasi dan hasil riset pelayanan kesehatan yang dihimpun dari berbagai daerah di Indonesia. Temuan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kesehatan.




Hal ini penting sebab riset kesehatan Indonesia tidak cukup hanya menghasilkan publikasi ilmiah dan prototipe, tetapi harus mampu menghasilkan produk, layanan, dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Selain itu, penguatan riset dan teknologi kesehatan dalam negeri juga menjadi kunci utama untuk menekan ketergantungan pada produk impor sekaligus mempercepat kemandirian industri farmasi nasional.




Melalui forum diskusi detikcom Health Corner, publik diajak memahami bagaimana visi pemanfaatan riset life science yang berkelanjutan serta inovasi kesehatan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan kemandirian industri nasional sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.


Mengusung tema 'Indonesia Sehat, Pantang Ribet saat Berobat', diskusi ini akan mengupas tuntas transformasi akses layanan kesehatan, penguatan regulasi obat dan makanan, hingga strategi pengembangan inovasi bioteknologi di Tanah Air.


Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Dr. Dra. Lucia Rizka Andalusia, Apt., M.Pharm., MARS, serta Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya.


Ingin tahu bagaimana inovasi life science bikin berobat makin praktis dan terjangkau? Jangan lewatkan keseruannya di Health Corner, segera di situs web detikcom dan detikHealth!















Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.