TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat (Kalbar) buka suara soal insiden helikopter water bombing yang menabrak kabel milik PT PLN di kawasan Mungguk Jering, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis 8 Oktober 2026.

Diketahui kejadian itu menyebabkan pemadaman listrik selama kurang lebih enam jam.

Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel menjelaskan insiden itu terjadi ketika helikopter sedang menjalankan operasi waterbombing untuk membantu memadamkan Karhutla.

Saat itu, helikopter hendak mengambil air di sumber air terdekat untuk melanjutkan misi pemadaman.

Namun, dalam proses tersebut, helikopter dilaporkan menabrak kabel milik PLN di kawasan Mungguk Jering.

Daniel mengatakan, pihak pengelola helikopter telah menyampaikan permohonan maaf kepada PLN dan warga sekitar yang terdampak insiden tersebut.

Menurutnya, kejadian itu merupakan insiden yang terjadi saat petugas menjalankan tugas pemadaman Karhutla.

• Penjelasan BPBD Kalbar Terkait Insiden Helikopter Waterbombing Tabrak Kabel PLN di Kubu Raya

Ia menegaskan, peristiwa tersebut bukan merupakan tindakan yang disengaja.

“Ini merupakan insiden saat petugas sedang bertugas. Tidak ada unsur kesengajaan, dan pihak helikopter telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini” ujar Daniel.

Ia menambahkan, kondisi di sekitar lokasi kini telah kembali normal.

Helikopter yang terlibat dalam insiden tersebut juga dilaporkan telah kembali.

Biodata Daniel

Nama: Daniel, S.E. 

Jabatan: Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalimantan Barat. 

Instansi: BPBD Kalbar.

Bidang tugas: Informasi kebencanaan, pemantauan kejadian bencana, serta penyampaian perkembangan penanganan bencana kepada masyarakat.

Gelar akademik: Sarjana Ekonomi (S.E.).

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.