TRIBUNNEWS.COM - Hasil Argentina vs Benin dalam pertandingan persahabatan menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang Lionel Messi bersama Timnas Argentina.

Argentina menghadapi Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pukul 06.00 WIB, dalam pertandingan yang memiliki makna lebih besar daripada sekadar laga uji coba.

Sebab, inilah pertandingan terakhir Messi mengenakan jersey Timnas Argentina setelah 21 tahun membela La Albiceleste.

Sebanyak sekitar 85.000 penonton diperkirakan hadir di Monumental untuk memberikan penghormatan kepada pemain yang telah membawa Argentina meraih Copa America 2021 dan 2024 serta Piala Dunia 2022.

Laga tersebut bisa dipantau melalui link live skor hasil di bawah ini:

  • Link <<<
  • Link <<<
MESSI PENSIUN - Lionel Messi mengumumkan pengunduran dirinya dari Tim Nasional Argentina. Pada usia 39 tahun, sang penyerang mengakhiri karier internasionalnya selama 21 tahun, setelah final Piala Dunia FIFA 2026 melawan Spanyol pada 19 Juli 2026, Messi mencatat surat perpisahannya yang ditulis tangan dua hari setelah final, sementara meninggalnya ayahnya, Jorge Messi, pada bulan Agustus, memperkuat keputusannya. TRIBUNNEWS/BAYU PRIADI
MESSI PENSIUN - Lionel Messi mengumumkan pengunduran dirinya dari Tim Nasional Argentina. Pada usia 39 tahun, sang penyerang mengakhiri karier internasionalnya selama 21 tahun, setelah final Piala Dunia FIFA 2026 melawan Spanyol pada 19 Juli 2026, Messi mencatat surat perpisahannya yang ditulis tangan dua hari setelah final, sementara meninggalnya ayahnya, Jorge Messi, pada bulan Agustus, memperkuat keputusannya. TRIBUNNEWS/BAYU PRIADI (TRIBUNNEWS/BAYU PRIADI)

Laga Terakhir Messi Bersama Argentina

Messi datang ke pertandingan ini dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina.

Sebelum pertandingan, Messi telah mencatatkan 207 penampilan dan 125 gol bersama Argentina.

Kini, angka tersebut menjadi bagian dari catatan sejarah setelah sang kapten memutuskan mengakhiri karier internasionalnya.

Associated Press (AP) menyebut pertandingan melawan Benin sebagai momen emosional yang menandai akhir perjalanan Messi bersama Argentina.

Messi sendiri mengungkapkan perasaannya melalui media sosial menjelang pertandingan.

“Momen-momen spesial yang saya tahu akan saya rindukan.” beber Lionel Messi.

Kalimat tersebut menggambarkan bahwa pertandingan di Monumental bukan sekadar kesempatan terakhir Messi bermain untuk Argentina, tetapi juga momen untuk mengucapkan selamat tinggal kepada atmosfer yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari hidupnya.

Dari Keraguan hingga Menjadi Ikon Argentina

Perpisahan Messi juga menjadi penutup perjalanan yang tidak selalu mudah.

Reuters mengulas bagaimana hubungan Messi dengan publik Argentina sempat dipenuhi keraguan.

Pada awal kariernya, Messi bahkan pernah mendapat kritik karena dianggap tidak mampu memberikan dampak yang sama seperti ketika bermain bersama Barcelona.

Jurnalis dan penulis Argentina Sergio Levinsky yang dikutip Reuters menggambarkan perjalanan tersebut sebagai beberapa era berbeda.

“Dia melewati begitu banyak momen sehingga semuanya benar-benar terasa seperti era yang berbeda. Pada awalnya dia sangat menderita bersama tim nasional. Dia benar-benar menjalaninya dengan berat," tulis Reuters.

Pandangan tersebut kemudian berubah.

Messi perlahan mendapatkan tempat istimewa di hati publik Argentina setelah memimpin negaranya meraih Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022 hingga Copa America 2024.

Puncaknya terjadi di Qatar.

Messi akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia yang selama bertahun-tahun menjadi impiannya sekaligus mengakhiri perdebatan panjang mengenai kontribusinya untuk Timnas Argentina.

Argentina Memulai Era Setelah Messi

Pertandingan melawan Benin juga menjadi titik awal bagi Argentina untuk memasuki era baru.

Pelatih Lionel Scaloni sebelumnya mengakui bahwa kehilangan Messi akan terasa sangat besar, tetapi Argentina tetap harus melanjutkan perjalanan.

“Messi meninggalkan sesuatu yang tidak ada bandingannya. Kami harus terus bermain, tetapi perasaan memiliki dia di lapangan itu unik. Saya belum pernah melihat pemain lain yang mampu menyampaikan apa yang dia lakukan di lapangan, dan itulah yang akan kami rindukan," ucap Lionel Scaloni, dikutip dari AP.

Namun, Argentina tidak datang ke pertandingan ini tanpa persiapan menuju era setelah Messi.

Dalam dua pertandingan sebelum laga perpisahan, Argentina menang telak atas Bolivia 4-0 dan Burkina Faso 7-0.

Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa La Albiceleste mulai mempersiapkan generasi berikutnya.

Kini, pertandingan melawan Benin menjadi halaman terakhir perjalanan Messi bersama Argentina.

Skor akhir memang akan menentukan hasil pertandingan.

Namun, bagi Messi dan publik Argentina, angka di papan skor bukanlah satu-satunya cerita.

Sebab, pertandingan ini menandai berakhirnya sebuah era setelah 21 tahun, 207 penampilan, 125 gol, serta sederet trofi yang mengubah sejarah sepak bola Argentina.

Argentina vs Benin bukan hanya pertandingan terakhir Messi. Ini adalah perpisahan sebuah generasi dengan pemain yang selama lebih dari dua dekade menjadi wajah La Albiceleste.

(Tribunnews.com/Sina)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.