Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya menegaskan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23 tidak hanya berfokus pada proses penyidikan, tetapi juga pemulihan kondisi fisik dan psikologis korban.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan kepolisian memberikan pendampingan kepada para ABK yang menjadi korban, termasuk untuk memastikan mereka mendapatkan rasa aman selama proses penanganan perkara.


"Tujuan utama adalah bagaimana memberikan rasa aman, memberikan pemulihan kepada korban. Kita memberikan empati, pemulihan kesehatan maupun psikis pada korban," kata Budi di Jakarta, Senin (5/10/2026), dilansir Antara.


Pendampingan tersebut juga diberikan kepada keluarga korban. Kepolisian menyatakan pemulihan dan pemenuhan hak korban menjadi bagian dari penanganan perkara.


"Pastinya, memberikan keadilan kepada para korban itu adalah tujuan utama kita, serta memberikan pendampingan kesehatan dan psikologis kepada korban maupun keluarga," ujar Budi.


Untuk mengusut perkara yang terjadi di wilayah perairan tersebut, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Polres Tanjung Priok, Polres Kepulauan Aru, Polda Maluku, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.


 



Periksa 24 Kru


Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok memeriksa 24 kru yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23. Kapal tersebut diketahui berangkat dari Dermaga Muara Baru, Jakarta Utara, dan beroperasi di wilayah Pulau Aru hingga Merauke.


"Kami tengah melakukan proses penyelidikan, dan semua ada 24 orang kru kapal berpotensi terlibat kasus ini," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri didampingi Kasat Reskrim AKP AA Ngurah Made Pandu Prabawa di Jakarta, Senin.


Fajri mengatakan dari 24 kru tersebut, 19 orang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan lima lainnya masih berstatus sebagai saksi.


Penyidik juga masih mendalami perkara tersebut sembari memastikan kondisi empat korban yang menjalani perawatan.

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.