TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Grand final Pemilihan Putra-Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU) 2026 berlangsung meriah di Museum Daerah Sulawesi Utara, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sabtu (3/10/2026).
Ajang tersebut mempertemukan para finalis yang merupakan utusan dari kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
Masing-masing finalis menunjukkan kemampuan, wawasan, serta kepedulian terhadap dunia literasi untuk memperebutkan gelar Putra dan Putri Literasi Sulut 2026.
Setelah melalui seluruh rangkaian tahapan penilaian, Julio Lawandatu, utusan Kabupaten Kepulauan Sangihe, terpilih sebagai Putra Literasi Sulut 2026.
Sementara Fidelis Greatania, utusan Kota Manado, dinobatkan sebagai Putri Literasi Sulut 2026.
Keduanya berhasil menyisihkan finalis lainnya dan akan mengemban tugas sebagai bagian dari gerakan literasi di Sulawesi Utara.
Ketua Umum Putra-Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU), Standius Bara Prima, menyampaikan selamat kepada Julio dan Fidelis.
Menurut Bara, keduanya telah melewati proses panjang sebelum akhirnya dinobatkan sebagai Putra dan Putri Literasi Sulut 2026.
“Kedua finalis yang terpilih sebagai juara ini telah mengikuti proses yang panjang,” tutur Bara.
Bara mengatakan, gelar yang diberikan bukan sekadar penghargaan dalam sebuah ajang pemilihan, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk ikut menggerakkan budaya literasi di Sulawesi Utara.
“Setelah terpilih, mereka bukan hanya membawa nama sebagai Putra dan Putri Literasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen literasi di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Bara juga mengingatkan para finalis PPLSU 2026 agar tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial.
Namun Ia mendorong para finalis menjadi agen kampanye literasi di tengah derasnya arus informasi dan maraknya penyebaran hoaks.
“Semakin maraknya hoaks, maka tugas Putra Putri Literasi menjadi pembawa misi dan semangat agar literasi di Sulawesi Utara terus digaungkan,” tandasnya.
Menurut Bara, literasi di era digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis.
Literasi juga mencakup kemampuan masyarakat dalam memahami, memilah, dan menggunakan informasi secara tepat.
“Jadi semangat untuk teman-teman yang terpilih malam ini semangat bekerja,” pungkasnya.
(TribunManado.co.id/Fer)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.