TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Perkembangan olahraga padel turut mendorong perubahan pola aktivitas masyarakat Jakarta yang kini semakin menggabungkan olahraga, kebugaran, dan interaksi sosial.
Padel tidak hanya menjadi aktivitas fisik, tetapi juga berkembang sebagai kegiatan yang memungkinkan masyarakat berolahraga sekaligus membangun relasi dengan komunitas.
Perkembangan tersebut terlihat dari semakin banyaknya fasilitas padel yang hadir di berbagai wilayah Jakarta. Sejumlah lapangan dapat ditemui di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat hingga Jakarta Barat, menunjukkan olahraga tersebut mulai menjadi bagian dari pilihan aktivitas masyarakat perkotaan.
Di Jakarta Selatan, misalnya, terdapat sejumlah fasilitas padel seperti Padel Arena Jakarta di kawasan Lebak Bulus, Backyard Padel Club di Cilandak, serta Social Padel House Urban Forest di kawasan Cilandak.
Sementara itu, di Jakarta Pusat terdapat Social Padel House Wahid Hasyim. Adapun di Jakarta Barat terdapat sejumlah fasilitas seperti Courtyard Padel Club dan The Padel Point di kawasan Kembangan.
Baca juga: Dari Sepeda Hingga Padel, 4 Atlet Binaan Sahroni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Fenomena tersebut sejalan dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap gaya hidup sehat yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga mencakup recovery, nutrisi, wellness, serta kehidupan sosial.
General Manager RESET, Lini Sudibjo, mengatakan gaya hidup sehat perlu dipandang secara lebih menyeluruh, termasuk menjaga kebugaran tubuh dan memberikan waktu untuk pemulihan.
“Bagi kami, healthy lifestyle bukan hanya mengenai seberapa sering seseorang berolahraga. Kesehatan juga mencakup bagaimana kita bergerak dengan baik, menjaga kekuatan tubuh, memberikan waktu untuk recovery, memperhatikan wellness, serta tetap memiliki ruang untuk bersosialisasi dan menikmati hidup,” ujar Lini Sudibjo dalam keterangannya, Kamis (1/10/2026).
Menurut dia, berbagai aspek tersebut berkaitan dengan upaya menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.
“Semua aspek tersebut sangat berkaitan dengan longevity dan kualitas hidup dalam jangka panjang,” katanya.
Lini menambahkan, olahraga dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari apabila dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam perkembangannya, padel juga menjadi olahraga yang memiliki unsur komunitas karena aktivitas tersebut dapat dilakukan bersama dan menjadi ruang untuk bersosialisasi.
Karakter tersebut turut membuat padel berkembang sebagai bagian dari aktivitas sosial masyarakat perkotaan. Permainan yang umumnya dilakukan secara berkelompok membuat olahraga ini tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga interaksi antarpemain.
Salah satu kegiatan yang mengangkat aspek olahraga dan komunitas tersebut adalah turnamen padel yang digelar pada 10 Oktober 2026.
Kegiatan itu mempertemukan penggemar padel sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga dan gaya hidup aktif untuk berinteraksi.
Dengan semakin beragamnya fasilitas yang tersedia, perkembangan padel di Jakarta menunjukkan bagaimana olahraga dapat berkembang bersamaan dengan kebutuhan masyarakat terhadap aktivitas fisik dan ruang interaksi sosial.
Perkembangan Padel
Olahraga padel mengalami perkembangan yang sangat pesat secara global, termasuk di Indonesia, dan baru saja mencetak sejarah dengan melakukan debut resminya sebagai cabang olahraga di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Berdasarkan data dalam beberapa tahun terakhir, jumlah lapangan padel di Indonesia melonjak drastis dari belasan menjadi hampir 1.000 titik, sementara jumlah klub lokal juga meningkat pesat di berbagai kota besar seperti Jakarta, Bali, Bandung, hingga Solo.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.