Jakarta -

Kantor Perdana Menteri (PM) Inggris Andy Burnham, Downing Street, menyatakan bahwa Manchester City tidak kebal terhadap aturan. Pernyataan Downing Street menyusul kritik terhadap Andy Burnham atas komentarnya mengenai pelanggaran aturan keuangan Liga Premier yang dilakukan klub tersebut.


Dilansir , Jumat (2/10/2026), dalam sebuah pernyataan, juru bicara Downing Street mengatakan: "Sebagaimana ditegaskan oleh Perdana Menteri, temuan awal ini merupakan masalah serius dan tidak boleh ada anggapan bahwa siapa pun berada di atas aturan."


Burnham, mantan Wali Kota Manchester Raya, mengatakan kepada sebelumnya bahwa ia tidak ingin melihat pemilik Manchester City yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA) hengkang akibat kasus finansial ini.








"Saya akan sangat khawatir jika kehilangan mereka," ujarnya, seraya menyoroti investasi yang telah dilakukan oleh Abu Dhabi United Group, pihak pengendali Manchester City.



Klub yang telah sepuluh kali menjuarai Liga Inggris ini, membantah melakukan kesalahan apa pun, menghadapi masa depan yang tidak pasti setelah dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 pelanggaran.




Klub raksasa yang didukung oleh pihak Abu Dhabi tersebut terbukti telah mengatur kesepakatan palsu untuk mendongkrak pendapatan secara artifisial dan menekan biaya hingga lebih dari £900 juta atau US$1,2 miliar antara tahun 2009 dan 2018.


Dalam pernyataannya, Downing Street menegaskan bahwa proses independen yang sedang berlangsung terkait Manchester City harus dibiarkan berjalan sesuai prosedurnya dan hasilnya dihormati.


"Di mana pun terbukti adanya pelanggaran, pihak-pihak yang bertanggung jawab harus menghadapi konsekuensi yang setimpal," tambah juru bicara tersebut.
















Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.