BANGKAPOS.COM - Timnas Indonesia lebih diunggulkan saat menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A Premier Division FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 28 September 2026.
Beberapa situs olahraga dan pengamat sepak bola memprediksi Timnas Indonesia bakal mampu mengalahkan Malaysia.
Derby Serumpun akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, kick-off pukul 19.30 WIB.
Duel tim nasional sepak bola Asia Tenggara ini bukan laga baru.
Tim Garuda dan Harimau Malaya adalah rival abadi di kawasan Asia Tenggara.
Aroma panas selalu mewarnai pertandingan Indonesia versus Malaysia terutama di tingkat senior.
Kedua tim senior sudah 99 kali bertanding di berbagai ajang turnamen sepak bola.
Indonesia unggul dengan 40 kemenangan berbanding 38 kemenangan di kubu Malaysia, sisanya 21 kali berakhir imbang.
Indonesia menghasilkan 154 gol, sedangkan Malaysia 146 gol.
Secara keseluruhan, Indonesia sedikit lebih unggul dalam produktivitas gol dengan selisih +8 gol atas Malaysia.
Selisih gol ini menggambarkan betapa ketat dan sengitnya persaingan Derbi Serumpun ini sepanjang sejarah
Kemenangan terbesar Indonesia atas Malaysia dengan skor 6-0 Malaysia terjadi pada SEA Games 6 Agustus 1999.
Sedangkan kekalahan terbesar Indonesia dari Malaysia 7-1 pada Piala Merdeka 14 Agustus 1976.
Timnas Senior Indonesia mencatat rekor 2 kemenangan dan 3 kekalahan dalam lima pertemuan terakhirnya melawan Malaysia di berbagai ajang resmi.
Kedua tim pertama kali bertemu pada tanggal 7 September 1957.
Pertandingan bersejarah tersebut berlangsung di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur, dalam ajang Turnamen Merdeka (Merdeka Games) 1957.
Pada laga perdana yang menandai awal mula persaingan Derbi Serumpun ini, timnas Indonesia berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 4-2 atas Malaysia (yang saat itu masih bernama Malaya).
Sedangkan pertemuan terakhir kedua tim terjadi di ajang Piala AFF 2020 yang digelar pada 19 Desember 2021, Indonesia menang telak 4-1 atas Malaysia.
Pelatihan Timnas Indonesia John Herdman diprediksi mengubah beberapa posisi penting dengan merotasi pemain mengisi daftar starter.
Jika pemain starter saat melawan Singapura dalam kondisi full fit, pelatih asal Inggris ini setidaknya hanya perlu merotasi satu posisi yakni lini tengah.
Thom Haye diperkirakan turun sejak menit awal sebagai pengatur ritme permainan di lini tengah.
Gelandang Persib Bandung ini tampil sebagai pemain pengganti saat Tim Garuda mengalahkan Singapura 2-0 pada laga perdana.
Thom Haye siap untuk menjalani derbi melawan Malaysia.
"Sebagai pemain sepak bola, Anda selalu menantikan pertandingan besar seperti ini," kata Haye dilansir dari laman FIFA.
"Semua orang tahu sejarah dan besarnya rivalitas antara Indonesia dan Malaysia.
Setelah mengamankan tiga poin krusial hari ini (Jumat (25/9/2026), seluruh tim sangat bersemangat dan siap untuk pertandingan berikutnya," kata Haye.
Dean James yang saat itu jadi starter bakal dicadangkan saat melawan Malaysia.
Timnas Indonesia mengalami sedikit perubahan di lini depan di FIFA ASEAN Cup 2026.
Perubahan tersebut terjadi seturut masuknya penyerang naturalisasi anyar, Mitchell Baker.
Di lini serang, John Herdman memainkan Ole Romeny sebagai playmaker dan Mitchell Baker sebagai penyerang saat laga melawan Singapura.
Dari posisi tersebut, Romeny justru semakin bisa bergerak bebas untuk menunjukkan daya kreasinya.
Posisi yang lebih "mundur" tak membuatnya berhenti mencetak gol. Ia membobol gawang Singapura melalui titik putih untuk membuat skor 2-0.
Usai laga Coach Herdman menjelaskan perubahan posisi tersebut.
"Saya hanya perlu memberikan kejelasan dan berusaha menempatkan pemain yang tepat di posisi yang tepat," ucap Herdman dalam jumpa pers, dilansir dari Bolasport.
"Seperti yang saya katakan, Ole bermain dalam peran yang sedikit berbeda malam ini dibandingkan posisi yang dia mainkan sebelumnya. Namun menurut saya dia tampil luar biasa," ujarnya.
Timnas Indonesia tak bisa menganggap remeh Malaysia.
Tim Garuda maupun Harimau Malaya kini sama-sama sudah jauh berubah terutama dalam komposisi pemain.
Jika dulu hanya mengandalkan pemain dalam negeri, kini kedua tim diperkuat sederet pemain naturalisasi dari luar negeri maupun pemain keturunan.
Harimau Malaya sangat berpotensi menyulitkan Timnas Indonesia.
Pemain-pemain Malaysia juga wajib diwaspadai. Mereka memiliki trio penyerang berbahaya dan haus gol.
Ketiganya adalah Arif Aiman, Bergson da Silva, dan Faisal Halim yang tampil impresif saat Harimau Malaya menumbangkan Bangladesh 3-0.
Arif Aiman mengisi di sisi kanan, Faisal Halim di sisi kiri, sedangkan Bergson da Silva sebagai ujung tombak.
Malaysia saat ini dihuni sederet pemain naturalisasi. Tiga diantara 23 pemain Harimau Malaya tersebut merupakan pemain naturalisasi baru.
Ketiganya adalah Bergson da Silva, Brad Trapp dan Manuel Hidalgo.
Bergson da Silva striker asal Brasil mencetak satu dari tiga gol kemenangan Malaysia atas Bangladesh pada menit ke-52.
Dua gol lainnya dicetak Arif Aiman Hanapi, sayap lincah berusia 24 tahun yang membela klub Johor Darul Ta'zim (JDT), rekan satu klub Bergson da Silva.
Bintang muda Malaysia ini mencetak brace pada menit ke-18 dan menit ke-37.
"Pertandingan berikutnya sangat berarti bagi masyarakat Malaysia," kata Bergson da Silva dilansir dari laman FIFA.
"Ini seperti laga Brasil melawan Argentina," tambahnya.
Untuk itu Bergson bertekad memberikan kemampuan terbaik untuk melawan skuad Garuda.
"Ya, sejak hari pertama saya di sini, semua orang memberi tahu saya bahwa Malaysia melawan Indonesia adalah rivalitas yang sangat besar," katanya.
Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe diperkirakan tetap menurunkan dua pemain bintang ini sejak menit awal.
Ia mengakui Timnas Indonesia kini memiliki kekuatan besar dengan hadirnya sederet pemain naturalisasi.
"Setelah menyaksikan pertandingan antara Indonesia dan Singapura, jelas terlihat bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar."
"Mereka memiliki beberapa pemain berbahaya terutama di lini serang."
"Selain itu, mereka memiliki lini pertahanan dan penjaga gawang kelas dunia," kata Tan Cheng Hoe.
Namun ia sudah mempersiapkan laga ini dengan maksimal, termasuk membaca permainan Skuad Garuda agar bisa melakukan antisipasi.
"Tentu saja, kami akan menurunkan susunan pemain terbaik kami saat menghadapi Indonesia," kata Tan Cheng Hoe.
Beberapa situs olahraga dan pengamat sepak bola memprediksi Timnas Indonesia bakal mampu mengalahkan Malaysia dengan skor 2-0 hingga 2-1. Tapi ada juga yang memprediksi Malaysia menang tipis 1-0.
Berdasarkan analisis statistik, skuad Garuda yang kini dilatih John Herdman memiliki probabilitas kemenangan sebesar 43?rkat keunggulan bermain di hadapan publik sendiri.
Situs wincomparator menjagokan kemenangan Indonesia atas Malaysia di angka 43,97 persen. Sementara kemenangan Malaysia ada di angka 45,69 persen.Hasil imbang Indonesia vs Malaysia ada di angka 10,35 persen.
Pengamat sepak bola di Bangka Belitung, Lapril AS mengatakan, masyarakat Indonesia sudah lama memimpikan prestasi sepak bola negaranya, terlebih setelah kegagalan di Piala AFF 2026.
"Dukungan penonton di GBK pasti luar biasa, suporter Indonesia sudah haus dengan gelar, haus dengan kemenangan, haus dengan juara. Apalagi kita kemarin sempat gagal, di AFF yang notabene turnamen yang kelasnya di bawah," ujar Lapril dalam podcast Selebrasi Lokal Bangka Pos, Jumat (25/9/2026).
Namun kegagalan di AFF, kata Lapril justru menjadi motivasi tinggi bagi para pemain dan pelatih Timnas Indonesia untuk memberikan hasil terbaik, yaitu memetik gelar juara di turnamen resmi bentukan FIFA ini.
"Laga mendatang digadang-gadang berjalan sangat ketat, lantaran kedua tim memiliki kedalaman skuad yang seimbang. Termasuk skuad Malaysia, yang kini diperkuat beberapa pemain naturalisasi asal Brazil," kata Lapril yang merupakan eks pelatih PS Bangka.
Secara rekor pertemuan, Timnas Indonesia masih memegang keunggulan tipis, dari 99 kali pertemuan Indonesia mencatatkan 40 kemenangan, Malaysia 38 kali menang, dan 21 laga sisanya berakhir imbang.
Selain itu dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia juga berhasil mengamankan tiga kali kemenangan.
"Perhatian publik juga tertuju pada wajah-wajah baru, di bawah racikan pelatih anyar yang membawa filosofi berbeda," kata Lapril yang pernah membawa PS Bangka ke Divisi Utama Liga Indonesia.
Lapril menyoroti kehadiran amunisi baru di lini serang Timnas Indonesia seperti Luke Vickery yang sempat tampil cukup meyakinkan di laga debutnya, serta harapan tinggi pada performa maksimal Ole Romeny.
"Dengan kualitas pemain yang ada sekarang, baik itu di penjaga gawang, lini belakang, tengah, hingga depannya, Indonesia menang. Menang 2-1, dengan pertandingan yang sangat seru ini," kata Lapril memprediksi hasil pertandingan Timnas Indonesia versus Malaysia.
Statistik Pertemuan
5 Pertemuan Terakhir
Prediksi Susunan Pemain
Indonesia (3-4-3)
Malaysia (4-2-3-1)
Prediksi Skor
(Bangkapos.com/Bolasport.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.