Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Yulianus Magai
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Komunitas Suporter Black Danger Community (BDC) Persipura 1963 optimistis tim Mutiara Hitam mampu bangkit dan meraih hasil maksimal saat menghadapi Kendal Tornado FC pada pekan kedua Pegadaian Championship musim 2026/2027.
Optimisme tersebut disampaikan Ketua Komunitas Suporter BDC Persipura 1963, Jansen Previdea Kareth, menjelang pertandingan Persipura kontra Kendal Tornado FC yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu pukul 17.30 WIT.
Jansen mengatakan pertandingan tersebut memiliki arti penting bagi Persipura karena menjadi laga kandang bagi tim Mutiara Hitam dalam lanjutan kompetisi musim ini.
Menurutnya, meskipun pertandingan digelar tanpa kehadiran penonton dan suporter di dalam stadion, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi para pemain untuk kehilangan semangat bertanding.
“Bagi saya, setiap laga itu adalah final. Tidak ada kata mundur sedikit pun. Persipura wajib berjuang untuk meraih tiga poin di kandang sendiri,” kata Jansen.
Baca juga: Persipura Jayapura Tumbang di Laga Perdana Lawan Barito Putera
Ia menilai laga menghadapi Kendal Tornado FC dapat menjadi momentum bagi Persipura untuk menunjukkan respons setelah hasil pertandingan sebelumnya.
Kemenangan pada pertandingan tersebut juga dinilai penting untuk membangun kepercayaan diri tim dalam menghadapi perjalanan kompetisi yang masih panjang.
“Pertemuan pertama di kandang Persipura adalah ukuran untuk menatap masa depan tim Mutiara Hitam yang penuh dengan harapan. Karena bagi saya, setiap laga itu adalah final,” ujarnya.
Jansen mengaku tetap menaruh keyakinan terhadap Persipura di bawah kepemimpinan manajemen dan jajaran pelatih saat ini. Ia berharap musim Pegadaian Championship 2026/2027 dapat menjadi momentum kebangkitan dengan semangat dan strategi baru.
“Musim ini merupakan kebangkitan baru, harapan baru, semangat baru, dan strategi baru bagi tim Persipura. Doa kami kiranya Tuhan memberikan kekuatan kepada Ibu Evelin sebagai Manajer Persipura, Pelatih Kepala Andi Ramawi, serta seluruh pemain untuk solid berjuang mengantarkan tim menuju target yang diinginkan masyarakat Papua,” katanya.
Jansen juga menyinggung hasil pertandingan Persipura sebelumnya saat menghadapi Barito Putera di Banjarmasin. Dalam pertandingan tersebut, Persipura harus mengakui keunggulan Barito Putera dengan skor 3-2.
Menurut Jansen, kekalahan tersebut harus dijadikan bahan evaluasi oleh jajaran pelatih dan seluruh pemain agar kesalahan yang terjadi tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya.
“Saya yakin kekalahan 3-2 dari Barito Putera menjadi bahan evaluasi bagi pelatih kepala. Sosok Coach Andi Ramawi punya kiat khusus dan seni dalam memadukan para pemain serta terampil mensinergikan keterampilan dan posisi para pemain Persipura,” tuturnya.
Ia berharap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi modal bagi Persipura untuk tampil lebih disiplin, kompak, dan percaya diri ketika menghadapi Kendal Tornado FC.
Jansen juga meminta para pemain tidak terpengaruh dengan kondisi pertandingan yang berlangsung tanpa penonton.
Ia meyakini semangat suporter dari Tanah Papua tetap akan menyertai perjuangan para pemain di lapangan.
“Gelora Delta itu kami rasakan seperti Stadion Lukas Enembe. Para pemain sudah pasti harus yakin dan memiliki kepercayaan diri untuk menguasai pertandingan seperti bermain di rumah sendiri, sekalipun bertanding tanpa penonton dan para pendukung,” katanya.
Ia kemudian mengajak seluruh pemain Persipura untuk memberikan kemampuan terbaik dan berjuang sampai pertandingan berakhir demi mendapatkan tiga poin.
“Ayo berjuang di lapangan sampai meraih kemenangan. Awal dari laga kandang ini menjadi alat ukur bagi tim Mutiara Hitam untuk terus berjuang,” ujarnya.
Dukungan terhadap Persipura tidak hanya datang dari dalam stadion. Dari Kota Jayapura, BDC 1963 juga menyiapkan kegiatan nonton bareng (Nobar) untuk menyaksikan langsung perjuangan tim Mutiara Hitam menghadapi Kendal Tornado FC.
Jansen mengatakan Nobar tersebut akan dilaksanakan di markas BDC 1963, Asrama LIDES, Perumnas III Waena, di samping Kelurahan Yabansai, Kota Jayapura.
Kegiatan tersebut terbuka bagi para fans Persipura, pendukung, maupun masyarakat yang ingin bersama-sama memberikan dukungan kepada tim kebanggaan Papua.
Baca juga: Boaz Solossa dan Adzib Al Hakim Absen di Laga Persipura Jayapura vs Kendal Tornado FC
Menurut Jansen, Nobar menjadi salah satu bentuk dukungan moral dari para suporter yang berada jauh dari lokasi pertandingan.
Meskipun tidak dapat hadir langsung di Stadion Gelora Delta, dukungan dan doa dari Tanah Papua tetap diberikan kepada pemain, pelatih, dan manajemen Persipura.
“Bagi kami suporter BDC 1963, untuk mendukung Persipura tidak pernah kenal kata berhenti. Dari Tanah Papua, doa kami kiranya menyertai teman-teman pemain, pelatih, dan Ibu Manajer untuk mengawal pertandingan hari ini menuju kemenangan,” ucapnya.
Jansen berharap seluruh elemen suporter dan masyarakat Papua tetap memberikan dukungan positif kepada Persipura sepanjang kompetisi berlangsung. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.