Tiga pria menyerang seorang pria berusia 50 tahun setelah korban membuang bir yang mereka tawarkan di sebuah klub malam Singapura. Ketiganya kemudian dijatuhi hukuman penjara.

TRIBUNSTYLE.COM - Dikutip TribunStyle.com dari Mothership.sg pada Kamis 17 September 2026, Tiga pria menyerang seorang pria berusia 50 tahun setelah korban membuang bir yang mereka tawarkan di sebuah klub malam Singapura. Ketiganya kemudian dijatuhi hukuman penjara.

Salah satu pelaku, Toh Soon Heng yang berusia 63 tahun, mengaku bersalah atas satu dakwaan menyebabkan luka secara sukarela pada 16 September 2026. Ia dijatuhi hukuman delapan minggu penjara.

Ketiganya telah dijatuhi hukuman penjara. (mothership.sg)

Dua pelaku lainnya, Cheng Chee Hiong dan Wee Keng Mong James, sebelumnya telah dijatuhi hukuman masing-masing tiga bulan dan enam minggu penjara.

Jaksa menyebut kejadian tersebut sebagai serangan kelompok yang berlangsung cukup lama dan dipicu oleh alkohol. Korban mengalami sejumlah luka sedang akibat penganiayaan tersebut.

Baca juga: Habiskan Rp16 Juta di Aplikasi Kencan, Wanita Singapura Cari Suami Lewat TikTok

Korban Buang Bir yang Ditawarkan

Menurut dokumen pengadilan, Toh, Cheng, Wee, dan beberapa teman mereka sedang minum di GG KTV Nite Club pada 30 Juli 2025 sekitar pukul 18.00.

Mereka kemudian bertemu korban ketika pria tersebut keluar dari toilet. Salah satu dari mereka menawarkan bir kepadanya.

Korban sempat menerima minuman tersebut, tetapi kemudian membuangnya. Tindakan itu membuat ketiga pria tersebut mulai menyerangnya.

Sekitar 30 detik setelah penyerangan dimulai, Toh dan Wee keluar dari ruang KTV dan ikut menyerang korban. Wee mengambil sebungkus tisu lalu memukul kepala korban, sementara Cheng dan Toh berkali-kali meninju serta menendangnya.

Baca juga: Pria Mabuk Lempar Batu ke Markas Polisi Singapura, Pintu Kaca Pecah

Korban Kabur, Penganiayaan Berlanjut

Korban kemudian berusaha melarikan diri dari klub menuju sebuah restoran di dekat lokasi. Namun, ketiga pria tersebut tetap mengejarnya.

Wee menendang punggung korban hingga pria tersebut terhuyung ke depan. Sesampainya di restoran, Cheng bahkan melemparkan sebuah kelapa berukuran besar ke arah korban, tetapi lemparannya meleset.

Toh kemudian meninju wajah korban satu kali.

Berdasarkan dokumen pengadilan, korban tidak melakukan perlawanan selama kejadian tersebut.

Setelah penganiayaan berakhir, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Changi. Ia mengalami sejumlah luka, terutama pada bagian wajah dan kepala, serta mendapat surat keterangan medis selama 34 hari. ( TribunStyle.com | Clairinne Athanafia )

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.