TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic bertekad meruntuhkan dominasi Arema FC.

Lima pertemuan terakhir kedua tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, PSM Makassar memang tak pernah menang dari Aremam FC.

PSM Makassar empat kali kalah dari Arema FC dan sekali imbang.

Bahkan, kekalahan dialami tim Juku Eja di hadapan pendukungnya sendiri.

PSM Makassar akan menghentikan catatan minor tersebut saat meladeni Arema FC pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), akan jadi saksi perebutan poin.

Kick off pertandingan Minggu (13/9/2026) pukul 16.30 Wita.

Darije Kalezic menegaskan, PSM Makassar berusaha keras mengubah hasil pertemuan dari Arema FC.

"Besok (hari ini) adalah kesempatan pertama untuk melakukan hal tersebut," kata Darije Kalezic saat konferensi pers jelang pertandingan di Ruang Media Stadion BJ Habibie, Sabtu (12/9/2026) malam.

Pelatih asal Belanda ini bakal menginstruksikan anak asuhnya tampil pantang menyerah demi kemenangan.

Sebab, tiga poin dibutuhkan PSM Makassar menjauh dari papan bawah klasemen.

Saat ini, tim Juku Eja berada di posisi 14 tanpa poin.

"Kami akan memberikan segalanya untuk dapatkan poin, agar tiga poin tinggal di Parepare," ujar Darije.

Darije tak bisa memprediksi apa yang terjadi di pertandingan.

Namun, ia menekankan lagi untuk berjuang tanpa kenal lelah hingga peluit panjanh dibunyikan.

"Apa yang akan terjadi tak bisa saya prediksi, tapi dengan semangat juang kami akan berikan yang terbaik," jelasnya.

Butuh Waktu Mencari Komposisi Tim

Sementara pemain PSM Makassar Hilman Syah menyebut,  timnya berada di era baru di tangan pelatih Darije.

PSM Makassar kedatangan pemain baru, baik lokal maupun asing.

Bahkan, lebih 50 persen pemain asing berganti.

Dari 11 pemain asing musim lalu, cuma empat dipertahankan, tujuh  dilepas. 

Sebagai gantinya PSM Makassar mendatangkan tujuh pemain impor anyar. 

"Saya pikir kita masih mencari komposisi tim," sebutnya.

Ia menilai Darije punya tekad kuat mengembalikan kejayaan PSM Makassar.

Mulai dari memunculkan lagi siri na pacce dan ewako di dalam lapangan.

Menurut Hilman Syah, dua hal tersebut tak terlihat di klub kebanggaan masyarakat Sulsel musim lalu.

"Saya pikir itu hilang di musim lalu, jadi kami masih butuh waktu untuk mencari komposisi tim," tuturnya.

PSM Makassar berjuang sendiri di laga kandang pertamanya musim ini.

Pasalnya, mereka menjalani sanksi dua pertandingan home tanpa penonton di kandang dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Hilman Syah sangat menyayangkan pertandingan menghadapi Arema FC tanpa dihadiri penonton.

Baginya, itu sebuah kerugian besar.

"Sangat disayangkan laga tanpa dihadiri suporter PSM Makassar. Itu merugikan kami tentunya ketika main di kandang sendiri," ujar Hilman Syah.

Kendati demikian, kiper kelahiran Jeneponto ini tetap optimis bisa meraup poin penuh di kandang.

Ia pun meminta dukungan dan doa dari seluruh suporter Laskar Ayam Jantan dari Timur di mana pun berada.

"Kami tetap optimis menatap laga dan cari kemenangan perdana musim ini. Kita butuh doa suporter psm di pertandingan," imbuhnya. (*)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.