TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - SPBU 74.92102 Jl Poros Malino Desa Pakatto Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa masih padat antrean.

Pantauan Tribun-Timur.com sekira pukul 09.30 wita, antrean sepeda motor mencapai 700 meter.

Masing-masing kurang lebih  350 meter dari arah barat maupun timur .

Berdasarkan informasi warga sekitar, motor mulai menjamur sejak subuh, padahal SPBU beroperasi mulai pukul 07.00 wita.

"Hari ini lebih panjang lagi antriannya, kemarin tidak terlalu beginiji," kata warga Desa Pakatto saat bercerita dengan rekannya.

Macam gaya masyarakat mengantre, ada yang menggunakan payung, topi, kacamata, hingga jaket tebal. 

Mereka juga sesekali berteduh sambil memantau anteran.

Di lokasi tersebut arus lalu lintas tetap  lancar meski antrean padat.

Ada tujuh aparat kepolisian yang mengawasi dan mengatur lalu lintas di wilayah tersebut.

Tim dipimpin Kanit Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Ipda Muhammad Tahir.

Personel turun di lokasi sekira pukul 06.30 wita.

Tugasnya mengatur antrena agar tetap tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

"Kami standby sebelum jam 7, antrean memang panjang tapi alhamdulilah tetap tertib dan aman, lalu lintas juga tetap lancar," kata Ipda Muhammad Tahir.

Mereka akan mengawal proses antrean BBM hingga pukul 08.00 wita atau saat SPBU tutup.

Di lokasi tersebut, antrean dengan pola sistem ganjil genap belum berlaku.

Masyarakat tetap mengantre seperti biasanya, tanpa jadwal ganjil genap 

"Kami tunggu perintah lanjutan lagi untuk sistem itu," kata Ipda Muhammad Tahir.

Pantauan di lokasi, terdapat empat nozzle (selang) yang digunakan dari tiga dispenser.

Masing-masing dua nozzle untuk antrean motor dan mobil .

BBM yang tersedia hanya jenis pertalite.

Sementara Pertamax dan Biosolar masih belum tersedia.

Informasi yang dihimpun, waktu antrean Pertamax, biosolar dan pertalite sengaja diatur agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. (*)



Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.