TRIBUN-TIMUR.COM, MAKALE - Hujan pertama pada September 2026 mengguyur sejumlah wilayah di Makale, Kabupaten Tana Toraja, Minggu (13/9/2026) pagi.
Hujan yang turun setelah beberapa bulan kemarau panjang langsung disambut gembira warga.
Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Toraja menyebut hujan tersebut belum menjadi pertanda bahwa musim hujan telah dimulai.
Prakirawan BMKG Toraja, Ridwan Malik Ibrahim, mengatakan hujan ringan di sekitar Makale masih bersifat lokal.
"Untuk hujan ringan yang terjadi pagi ini khususnya di sekitar Makale, sifatnya masih lokal dan belum menunjukkan bahwa musim hujan sudah masuk," kata Ridwan saat dikonfirmasi.
Menurut Ridwan, secara klimatologis wilayah Toraja masih berada dalam periode kemarau dengan puncak sekitar Agustus hingga September.
Kondisi tersebut juga masih dipengaruhi fenomena El Niño sehingga curah hujan secara umum masih cenderung rendah.
Meski demikian, kemarau tidak berarti hujan sama sekali tidak turun.
Ridwan menjelaskan, kondisi topografi Toraja dan atmosfer lokal memungkinkan terbentuknya hujan di wilayah tertentu.
"Jadi bisa saja Makale pagi ini hujan ringan, sementara wilayah lain masih cerah," ujarnya.
Ia mengatakan, awal musim hujan tidak ditentukan hanya berdasarkan satu kejadian hujan.
BMKG melihat konsistensi curah hujan dalam beberapa dasarian sebelum menetapkan suatu wilayah telah memasuki musim hujan.
"Peningkatan peluang hujan lebih diperkirakan mulai terjadi memasuki Oktober-November, dan itu pun belum berarti seluruh wilayah langsung masuk musim hujan secara bersamaan," jelasnya.
Ridwan mengimbau masyarakat tidak langsung menyimpulkan musim hujan telah dimulai hanya karena hujan turun pada Minggu pagi.
"Masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu menyimpulkan bahwa musim hujan sudah dimulai hanya karena hujan pagi ini," katanya.
Ia meminta masyarakat tetap memantau informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG Toraja selama periode kemarau maupun masa peralihan.
Warga Sambut Gembira
Hujan mulai turun sekitar pukul 07.30 Wita di Kelurahan Pantan, Kecamatan Makale.
Pantauan Tribun-Timur.com, hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang. Langit tampak mendung dan dipenuhi awan tebal.
Sejumlah warga terlihat keluar rumah menikmati turunnya hujan.
Sebagian lainnya buru-buru mengangkat pakaian yang dijemur sejak Sabtu (12/9/2026) sore.
Arus lalu lintas juga tampak lengang. Sejumlah pengendara dan pejalan kaki terlihat menggunakan jas hujan serta payung.
Beberapa warga memilih duduk di teras rumah sambil menikmati suara hujan.
Enjel, salah seorang anak kos, mengaku senang melihat hujan kembali turun setelah kemarau panjang.
"Deh, senangku akhirnya hujan," ujar Enjel sambil menadah air hujan dengan tangannya. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.