TRIBUNKALTIM.CO - Kabar mengenai Kangen Band disebut bubar muncul secara tiba-tiba setelah gitaris sekaligus salah satu pendiri grup, Dodhy Hardiyanto, menyampaikan pengumuman melalui media sosial.

Pernyataan tersebut membuat Andika Mahesa, vokalis Kangen Band, mengaku terkejut karena dirinya belum menerima pembicaraan langsung mengenai keputusan tersebut.

Andika mengatakan dirinya mengetahui kabar itu dari unggahan Instagram Dodhy.

Sampai saat dihubungi awak media pada Sabtu (12/9/2026), ia belum mengetahui secara pasti persoalan yang disebut menjadi latar belakang pernyataan tersebut, termasuk ketika Dodhy menyinggung adanya "kezaliman" di dalam tubuh Kangen Band.

Baca juga: Perjalanan Karier Kangen Band Akan Diangkat dalam Film Mencari Yolanda, Bergenre Drama Komedi

Situasi tersebut terjadi ketika aktivitas Kangen Band disebut masih berjalan.

Andika bahkan mengungkap bahwa beberapa personel baru bertemu di Hong Kong sekitar empat hari sebelum kabar pembubaran itu muncul.

Selain itu, menurut Andika, jadwal manggung Kangen Band masih terisi hingga akhir 2026.

Karena itu, Andika memilih tidak mengambil kesimpulan berdasarkan pernyataan satu pihak. Ia berencana terbang dari Lampung ke Jakarta pada Minggu (13/9/2026) untuk bertemu dengan personel Kangen Band dan membicarakan persoalan tersebut secara langsung.

Dodhy Umumkan Kangen Band Bubar di Media Sosial

Polemik bermula ketika Dodhy Hardiyanto, gitaris dan pendiri Kangen Band, mengunggah pernyataan mengenai grup tersebut melalui akun media sosialnya pada Sabtu (12/9/2026).

Dalam unggahannya, Dodhy menyatakan Kangen Band bubar dan menyinggung adanya kezoliman yang menurutnya telah dirasakan dalam perjalanan grup musik tersebut.

Dodhy juga menyatakan dirinya telah lama menyimpan rasa sakit serta meminta mantan personel Kangen Band maupun pihak event organizer atau EO tidak membawakan lagu-lagu ciptaannya.

EO merupakan pihak yang mengatur penyelenggaraan pertunjukan, termasuk konser atau acara musik.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena muncul secara mendadak dan berbarengan dengan aktivitas Kangen Band yang masih berlangsung.

Namun, sampai Andika memberikan penjelasan, belum ada pembicaraan langsung antara dirinya dengan Dodhy mengenai keputusan tersebut.

Andika Mahesa Mengaku Kaget dan Syok

Sebagai vokalis Kangen Band, Andika Mahesa mengaku mengetahui kabar tersebut bukan dari percakapan langsung dengan Dodhy, melainkan dari unggahan Instagram.

Andika menyatakan dirinya belum memahami apa yang dimaksud Dodhy dengan persoalan kezaliman yang disebut terjadi di Kangen Band.

"Ya kalau gua sih belum tahu maksudnya. Pastinya gua kaget dan syok lah," kata Andika Mahesa ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (12/9/2026).

Andika memilih menunggu penjelasan dari pihak manajemen dan personel lainnya sebelum memberikan pernyataan lebih jauh.

"Nunggu aja nanti apa dari pihak manajemen, pihak-pihak terkait. Kan memang harus ketemu personil yang lain, ada apa?" ucapnya.

Menurut Andika, persoalan internal sebuah grup musik tidak tepat disimpulkan hanya berdasarkan satu pernyataan. Ia perlu mendengar penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat secara langsung.

Andika Belum Mendapat Pembicaraan Langsung dari Dodhy

Andika kemudian menegaskan bahwa dirinya belum pernah mendapat penjelasan langsung dari Dodhy mengenai keputusan pembubaran tersebut.

"Ya, pernyataan di Instagram itu aja sih, yang lain-lain belum (ada omongan langsung)," ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu alasan Andika memilih datang langsung ke Jakarta. Ia ingin duduk bersama seluruh personel untuk mengetahui persoalan yang sebenarnya.

Mahesa Andika Setiawan dijadwalkan terbang dari Lampung ke Jakarta pada Minggu (13/9/2026).

"Paling nunggu besok kita ketemuan sama anak-anak Kangen Band, gua terbang ke Jakarta tuh harus duduk bareng bahas masalah ini," tegasnya.

Andika mengatakan pertemuan tersebut penting sebelum ada keputusan lebih lanjut mengenai masa depan Kangen Band.

Empat Hari Sebelumnya Masih Bertemu di Hong Kong

Kabar pembubaran itu juga membuat Andika terkejut karena aktivitas grup menurut keterangannya masih berjalan.

Ia menyebut dirinya terakhir bertemu dengan Dodhy sekitar empat hari sebelum kabar tersebut muncul. Pertemuan itu terjadi ketika Kangen Band tampil di Hong Kong.

"Karena gua ketemu terakhir sama Dodhy empat hari lalu di Hongkong karena Kangen Band manggung disana," sambungnya.

Artinya, menurut penuturan Andika, interaksi antaranggota masih berlangsung dalam konteks pekerjaan sebelum pernyataan mengenai pembubaran tersebut muncul melalui media sosial.

Andika juga menyebut agenda pertunjukan Kangen Band masih cukup padat sampai penghujung tahun.

Kondisi tersebut menjadi alasan lain mengapa ia belum dapat memastikan bahwa aktivitas Kangen Band benar-benar berhenti dalam waktu dekat.

Andika Sebut Jadwal Kangen Band Masih Penuh hingga Akhir Tahun

Andika menilai, apabila benar terjadi perubahan terhadap status Kangen Band, pelaksanaannya tetap perlu dibahas lebih dahulu bersama personel serta pihak manajemen.

Ia mengatakan pekerjaan Kangen Band yang sudah terjadwal hingga akhir 2026 masih menjadi bagian dari situasi yang harus dibicarakan.

"Karena jadwal kami full sampai akhir tahun. Tapi lihat nanti aja gimana, gua akan kabarin lagi," ujar Andika Mahesa.

Dengan pernyataan itu, Andika belum menyatakan Kangen Band tetap berjalan ataupun benar-benar bubar. Ia memilih menunggu pertemuan dengan personel lainnya.

Sikap tersebut sejalan dengan pernyataannya sejak awal, bahwa informasi mengenai kondisi internal Kangen Band belum dapat dipastikan hanya berdasarkan unggahan Dodhy.

Siapa Kangen Band?

Kangen Band merupakan grup musik asal Bandar Lampung, Provinsi Lampung, yang dibentuk pada 4 Juli 2005.

Grup tersebut dikenal luas melalui warna musik pop Melayu dan menjadi salah satu nama yang menonjol dalam musik populer Indonesia pada akhir 2000-an.

Kangen Band dibentuk oleh Dodhy bersama sejumlah rekannya. Formasi awal yang dikenal luas terdiri dari Dodhy di gitar, Andika Mahesa sebagai vokalis, Tama di gitar, Bebe sebagai bassist, Izzy pada keyboard, dan Baim di drum. 

Dodhy memiliki peran penting dalam perjalanan grup karena selain menjadi gitaris, ia juga dikenal sebagai pencipta lagu utama dan merupakan salah satu pendiri Kangen Band.

Andika kemudian dikenal sebagai suara utama Kangen Band dan menjadi salah satu figur yang paling identik dengan grup tersebut.

Perjalanan Kangen Band Sejak 2005

Pada masa awal berdiri, Kangen Band berkembang dari panggung musik lokal di Bandar Lampung. Dalam perjalanan kariernya, nama grup tersebut kemudian semakin dikenal hingga mendapat perhatian label rekaman.

Pada 2007, Kangen Band merilis album studio perdana bertajuk Tentang Aku, Kau dan Dia. Album tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan mereka di industri musik nasional. 

Pada tahun yang sama, Kangen Band juga merilis Yang Sempurna, yang merupakan versi repackage dari album sebelumnya. Lagu seperti “Tentang Bintang” dan “Selingkuh” termasuk karya yang dikenal dari periode awal tersebut. 

Setahun kemudian, pada 2008, mereka merilis album Bintang 14 Hari. Album tersebut membawa perpaduan unsur pop Melayu dengan eksplorasi elemen Jawa. 

Pada 2009, Kangen Band melanjutkan perjalanan albumnya melalui Pujaan Hati. Berikutnya pada 2011 dirilis Jangan Bertengkar, sementara pada 2013 hadir The Best of Kangen Band. 

Lagu-lagu yang Membuat Kangen Band Dikenal

Sepanjang perjalanan kariernya, Kangen Band memiliki sejumlah lagu yang dikenal luas publik.

Beberapa di antaranya adalah “Tentang Bintang”, “Selingkuh”, “Pujaan Hati”, “Yolanda”, “Biarkan Aku Menangis”, “Doy” hingga “Cinta Sampai Mati”. Beberapa karya tersebut menjadi bagian dari perjalanan musik Kangen Band dalam periode yang berbeda. (Spotify)

Dalam perkembangan berikutnya, Kangen Band juga merilis sejumlah single, termasuk “Jangan Nakal Lagi”, “Sesaknya Dada”, “Cinta Sampai Mati” dan “Kamu Gila”. (Universitas STEKOM)

Lagu “Cinta Sampai Mati” kembali menjadi salah satu karya yang membawa nama Kangen Band ke generasi pendengar yang lebih baru setelah dirilis ulang pada 2022. (Universitas STEKOM)

Formasi Kangen Band Sempat Berubah

Perjalanan Kangen Band tidak selalu berlangsung dengan formasi yang sama.

Grup tersebut beberapa kali mengalami perubahan personel. Salah satu perubahan penting terjadi ketika Andika tidak lagi berada di dalam band. Kangen Band kemudian menggunakan vokalis baru bernama Reyhan pada 2012. 

Dalam periode tersebut, formasi band berkembang dengan masuknya beberapa nama baru, sementara personel lama juga mengalami perubahan.

Andika kemudian kembali ke Kangen Band setelah periode tersebut. Perjalanan berikutnya membawa grup ini menuju reuni dengan formasi yang berkaitan dengan personel awal mereka. 

Pada akhir 2020, Kangen Band kembali menegaskan kembalinya sejumlah personel lama. Formasi yang terkait dengan periode tersebut mencakup Andika, Dodhy, Tama, Bebe dan Izzy, dengan sejumlah perubahan pada posisi lainnya dari waktu ke waktu. 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.