Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Niat menghangatkan ternak dengan membuat bediang atau perapian di sekitar kandang justru berujung petaka.
Kandang sapi dan kambing milik Parni (68), warga Jetis, Desa Doho, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, terbakar pada Selasa (15/9/2026) dini hari.
Api diketahui berkobar sekitar pukul 00.30 WIB.
Kobaran api diduga berasal dari bediang yang dibuat di sekitar kandang.
Baca juga: Rumah Lansia 80 Tahun di Karanganyar Terbakar, Lupa Matikan Tungku
Korlap Damkar Wonogiri, Sriyanto, mengatakan kebakaran diduga terjadi akibat kelalaian saat membuat bediang di sekitar kandang.
"Diduga akibat kelalaian membakar bediang di sekitar kandang," kata Sriyanto.
Begitu mengetahui adanya api, pemilik langsung menghubungi Kantor Damkar Wonogiri.
Laporan tersebut segera direspons petugas dengan mengerahkan armada pemadam ke lokasi.
Petugas Damkar kemudian berjibaku memadamkan api yang membakar kandang sapi dan kambing.
Petugas tidak hanya fokus pada titik api utama.
Setelah kobaran berhasil dikendalikan, dilakukan pendinginan dan penyisiran di seluruh area kebakaran.
Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bara maupun api yang tersisa, termasuk pada bagian panel listrik.
Pemadaman turut dibantu personel Polsek dan warga setempat.
Sekitar pukul 03.00 WIB, proses pemadaman dan pendinginan selesai.
"Pemilik kandang belum dapat memastikan total kerugian akibat kebakaran tersebut," katanya.
Kebakaran kandang di Wonogiri akibat perapian bediang sudah berulang kali terjadi.
Pihaknya kembali mengimbau agar warga tidak sembarangan meninggalkan sumber api dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggal pergi. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.