Liputan6.com, Jakarta - Kepulan asap tebal dari kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tak menyurutkan minat wisatawan. Jalur masuk melalui Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Kabupaten Probolinggo, tetap dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan keindahan Bromo dari dekat.


Pantauan di rest area Cemoro Lawang pada Jumat (11/9/2026) menunjukkan aktivitas pariwisata masih berlangsung. Deretan armada jip wisata hilir mudik menyeberangi lautan pasir, mengangkut wisatawan lokal maupun mancanegara yang tetap berkunjung meski kepulan asap terlihat di perbukitan sekitar.


Para pengunjung mengaku memilih tetap melanjutkan perjalanan karena mengandalkan panduan dan pemantauan dari pihak pengelola.


"Sengaja ke sini untuk berwisata dengan istri di sela tugas. Kami tidak terlalu khawatir karena sudah menerima imbauan resmi dari pengelola terkait batasan area aman," ujar Irfan Husein, wisatawan asal Kediri, Sabtu (12/9/2026).


Irfan mengatakan dirinya tidak terlalu khawatir dengan kebakaran yang terjadi di kawasan Bromo. Menurut dia, pengelola wisata telah memberikan imbauan kepada wisatawan mengenai kondisi terkini.


"Tidak terlalu khawatir, karena sebelumnya juga sudah ada imbauan dari pengelola terkait kebakaran ini," tambahnya.


Meski aktivitas wisata berjalan relatif normal dari pintu Probolinggo dan Pasuruan, potensi bahaya tetap membayangi. Api melalap vegetasi sejak Kamis (10/9/2026) dan terus merambat ke arah kawasan populer Bukit Teletubbies.


Balai Besar TNBTS secara resmi menutup total pintu masuk dari arah Jemplang, Kabupaten Malang, guna melokalisasi kobaran api dan mengamankan jalur evakuasi.


Wisatawan masih diizinkan masuk melalui dua pintu resmi lainnya, yaitu Cemoro Lawang (Probolinggo) dan Wonokitri (Pasuruan), dengan pengawasan ketat.


Kepulan asap tebal yang masih terlihat jelas dari kejauhan menjadi tanda bahwa kebakaran belum sepenuhnya padam. Pihak pengelola terus mengimbau pengunjung untuk tetap berada di jalur aman dan mematuhi instruksi petugas demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.


 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.