Suhu panas dan kualitas udara yang memburuk membuat kelompok rentan di Singapura mendapat perhatian khusus. Palang Merah Singapura turun tangan dengan membagika
TRIBUNSTYLE.COM - Palang Merah Singapura meningkatkan bantuan bagi warga yang rentan terdampak cuaca panas dan kabut asap yang sedang melanda negara tersebut.
Dikutip TribunStyle.com dari AsiaOne pada Kamis 10 September 2026, Palang Merah Singapura atau Singapore Red Cross (SRC) menyiapkan bantuan tahap pertama untuk sekitar 700 orang. Mereka terdiri dari sekitar 200 lansia berusia 70 tahun ke atas yang tinggal sendirian serta 500 penerima bantuan dari kelompok rentan lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi paparan panas berkepanjangan dan kualitas udara yang memburuk. Palang Merah Singapura menyebut kondisi tersebut dapat memberikan risiko lebih besar bagi orang-orang yang sudah rentan.
Sekitar 200 lansia yang tinggal sendirian akan menerima air purifier atau alat pembersih udara. Mereka juga mendapatkan Heat and Haze Support Packs yang berisi berbagai kebutuhan untuk menghadapi kondisi panas dan kabut asap. Selain itu, warga yang membutuhkan juga dapat memperoleh bantuan pembayaran tagihan listrik selama tiga bulan. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu mengurangi biaya tambahan akibat penggunaan alat pendingin atau perangkat lain selama cuaca panas.
Baca juga: Ibu Pendiri Sheng Siong Singapura Meninggal, Penculikan 2014 Terungkap
Sementara itu, 500 penerima bantuan lainnya akan mendapatkan paket kebutuhan yang berisi air kelapa, minuman isotonik, makanan siap santap, perlengkapan kebersihan dasar serta sejumlah kebutuhan praktis lainnya. Sekretaris Jenderal Singapore Red Cross Benjamin William mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk bertindak sebelum kondisi berkembang menjadi keadaan darurat.
Menurutnya, suhu tinggi dan kualitas udara yang memburuk dapat memberikan dampak serius bagi kelompok yang sudah berada dalam kondisi rentan. Selain lansia yang tinggal sendirian, kelompok tersebut termasuk keluarga rentan, orang dengan kondisi kesehatan tertentu serta pekerja migran yang menghabiskan waktu lama di luar ruangan.
Untuk membantu penyaluran bantuan, para relawan Palang Merah Singapura juga akan melakukan kunjungan ke rumah warga dan membagikan paket bantuan secara langsung. Para relawan yang turun ke lapangan akan dibekali masker N95. Perlengkapan tersebut digunakan untuk mengurangi paparan mereka terhadap kondisi udara yang buruk ketika menjalankan tugas.
Palang Merah Singapura mengatakan pihaknya ingin memberikan bantuan yang praktis dan tepat waktu kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah tersebut dilakukan agar kelompok rentan tidak menghadapi kondisi panas dan kabut asap sendirian. Program bantuan ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan Palang Merah Singapura di tengah kondisi panas dan kualitas udara yang menjadi perhatian di negara tersebut. (TribunStyle.com | Ira Azzahra)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.