TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut jadwal kapal feri rute Amolengo-Labuan dan Labuan-Amolengo di Sulawesi Tenggara (Sultra), pada September 2026.
Rute pelayaran ini menjadi akses daratan utama provinsi beribu kota Kendari via Konawe Selatan (Konsel) ke Pulau Buton.
Pelayaran dari dan ke Pelabuhan Amolengo, Jl Poros Amolengo, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konsel.
Sebaliknya, dari dan ke Pelabuhan Ferry Labuan, Desa Labuan, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur).
Jarak Pelabuhan Amolengo di wilayah daratan Sultra dari pusat kota Kendari, sekitar 91,5 kilometer (km) atau 2 jam berkendara.
Sedangkan, jarak Pelabuhan Ferry Labuan dari Baubau, kota utama di Kepulauan Buton, sekitar 174 km atau 4,5 jam berkendara.
Pada bulan ini, penyeberangan lintas Amolengo-Labuan-Amolengo dilayani Kapal Motor Penumpang atau KMP Semumu.
Baca juga: 2 Kapal di Pelabuhan Amolengo Konsel Docking, Warga Diimbau Datang Lebih Awal, Tak Menunggu 3-4 Jam
Dua kapal roro (roll-on/roll-off) lain yang biasa mengangkut kendaraan dan penumpang pada rute ini tidak beroperasi karena masih dalam proses pemeliharaan.
Kapal tersebut yakni KMP Kambaniru dan KMP Rajawali.
Berdasarkan Jadwal Operasional Lintas Amolengo-Labuan, trip atau perjalanan rute ini pulang pergi (PP) masing-masing 5 kali sehari.
Trip pertama dari Pelabuhan Amolengo ke Labuan pukul 06.00 Wita, sebaliknya dari Pelabuhan Labuan ke Amolengo pukul 07.30 Wita.
Trip kelima Amolengo-Labuan pada pukul 18.00 Wita, sementara Labuan-Amolengo pada pukul 19.30 Wita.
Berikut jadwal operasional selengkapnya yang diperoleh TribunnewsSultra.com dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Penyeberangan Amolengo-Labuan:
Trip I: 06.00 Wita
Trip II: 09.00 Wita
Trip III: 12.00 Wita
Trip IV: 15.00 Wita
Trip V: 18.00 Wita
Trip I: 07.30 Wita
Trip II: 10.30 Wita
Baca juga: Jadwal Kapal Feri Tampo-Torobulu PP dan Torobulu-Tondasi September 2026, Rute Konsel, Muna dan Mubar
Trip III: 13.30 Wita
Trip IV: 16.30 Wita
Trip V: 19.30 Wita
Catatan Penting:
Diharapkan tiba di pelabuhan 1 jam sebelum keberangkatan.
Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kondisi operasional.
Jika terjadi penumpukan kendaraan, akan dilanjutkan dengan extra trip.
Trip pertama mengikuti lokasi tempat kapal off (berlabuh).
Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Amolengo-Labuan, Idham Halid, mengatakan, pelayaran rute ini pada September 2026 ini hanya dilayani satu kapal feri yakni KMP Semumu.
UPTD ini berada di bawah naungan Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara (Dishub Sultra).
Dalam kondisi normal, terdapat 3 kapal yang melayani rute ini, dua lainnya yakni KMP Kambaniru dan KMP Rajawali.
Dua kapal ini belum beroperasi kembali melayani rute ini karena masih dalam perawatan (pemeliharaan) atau docking.
Idham menyebut KMP Rajawali sudah cukup lama docking, sementara KMP Kambaniru sekitar satu setengah bulan lalu.
Tidak beroperasinya dua kapal itu turut berpengaruh terhadap jadwal penyeberangan rute Amolengo-Labuan dan Labuan-Amolengo.
“Jadi, makanya ada jadwal seperti itu sampai malam karena hanya ada satu kapal,” kata Idham kepada wartawan TribunnewSSultra,com.
“Yang sebelumnya ada enam trip, sekarang kita ubah hanya ada lima trip dalam sehari,” lanjutnya, belum lama ini.
Dengan kondisi tersebut, jadwal keberangkatan KMP Semumu dimulai pukul 06.00 Wita hingga 19.30 Wita.
Namun jika jumlah penumpang utamanya kendaraan meningkat, pihak pelabuhan akan menambah perjalanan hingga dua trip.
Dengan tambahan itu, total perjalanan dalam sehari bisa mencapai tujuh trip dengan keberangkatan terakhir sekitar pukul 23.30 Wita.
Idham pun mengimbau masyarakat yang hendak menggunakan jasa penyeberangan agar datang lebih awal ke pelabuhan untuk mengantisipasi waktu tunggu yang lebih panjang.
Pasalnya, ketika kapal baru saja berangkat, penumpang harus menunggu kapal tersebut kembali ke pelabuhan sekitar 3-4 jam.
Selain waktu tunggu lebih panjang, kondisi ini juga menyebabkan kepadatan kendaraan di kawasan Pelabuhan Amolengo dan Labuan.
“Kalau mau berangkat lebih cepat, harus datang lebih cepat dan harus menunggu agak lama,” jelasnya.
“Berbeda waktu ada tiga kapal yang beroperasi, penumpang saat datang bisa langsung berangkat, lama tunggu 10-15 menit sudah berangkat,” ujarnya menambahkan.
Idham sekaligus mengimbau para pengguna jasa penyeberangan untuk membeli tiket melalui loket resmi di pelabuhan.
Baca juga: Jadwal Kapal Kendari-Wanci Pulang Pergi 8-13 September 2026, 4 Kapal Berangkat Pagi hingga Malam
Meski dua kapal tidak beroperasi sementara, tarif penyeberangan disebut masih sama dan tidak mengalami perubahan.
“Pengguna jasa diimbau untuk membeli tiket melalui loket resmi yang tersedia di pelabuhan serta menghindari jasa calo,” katanya.(*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari/Sri Rahayu)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.