BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sejumlah anggota Forum Anak Kabupaten Tapin memanfaatkan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rantau Baru sebagai lokasi pembuatan konten kampanye, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari challenge promosi Forum Anak Daerah (FAD) Kalimantan Selatan yang diikuti Forum Anak Kabupaten Tapin.
Ketua Forum Anak Kabupaten Tapin, Faizatun Najla, mengatakan, pembuatan konten dilakukan dengan konsep yang santai dan menarik agar pesan yang disampaikan dapat diterima anak-anak dan remaja.
"Hari ini kami membuat konten video challenge promosi Forum Anak Daerah Kalimantan Selatan. Konsepnya seperti bermain dan mengajak teman-teman, sehingga edukasinya disampaikan secara santai," ujarnya.
Menurutnya, pemilihan kawasan RTH Rantau Baru sebagai lokasi pembuatan konten karena tempat tersebut mudah dijangkau dan kerap menjadi lokasi berkumpul masyarakat, khususnya keluarga pada akhir pekan.
Selain membuat konten untuk challenge, Forum Anak Tapin juga rutin memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyampaikan informasi dan edukasi kepada anak-anak dan remaja.
Konten tersebut nantinya diunggah melalui akun Instagram Forum Anak Tapin setelah proses penyuntingan selesai.
"Kemungkinan sekitar dua hari setelah ini kontennya sudah kami posting di Instagram Forum Anak Tapin," katanya.
Najla menjelaskan, Forum Anak Kabupaten Tapin baru saja dikukuhkan oleh Bupati Tapin H Yamani pada Senin (31/8/2026), bersamaan dengan kegiatan peringatan Hari Anak Nasional.
Forum tersebut berada di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapin.
Usai dikukuhkan, Forum Anak Tapin mulai menyusun sejumlah kegiatan yang menyasar anak dan remaja, termasuk program edukasi melalui diskusi atau talkshow.
Baca juga: 287 Hektare Lahan di Tanahbumbu Kalsel Terbakar, Terbanyak Kejadian Karhutla di Batulicin
"Kami juga ada program edukasi. Konsepnya seperti diskusi santai atau talkshow dengan moderator dan narasumber yang membahas hal-hal berkaitan dengan anak," jelasnya.
Ia berharap, pemanfaatan media sosial dapat menjadi salah satu cara efektif untuk menyampaikan edukasi kepada anak dan remaja.
Sebab, media sosial menjadi salah satu platform yang banyak digunakan kalangan anak muda.
"Dengan menggunakan media sosial, anak-anak dan remaja bisa mendapatkan edukasi melalui konten yang lebih santai dan sesuai dengan keseharian mereka," tuturnya.
Sementara itu, anggota Forum Anak Tapin lainnya menilai kawasan RTH Rantau Baru cukup ramah bagi anak.
Hal itu terlihat dari tersedianya sejumlah fasilitas seperti tempat duduk, gazebo dan area yang dapat digunakan untuk beraktivitas bersama keluarga.
"Kawasan ini sangat ramah anak. Sekarang juga sudah banyak fasilitas seperti tempat duduk dan gazebo, sehingga nyaman untuk berkumpul bersama keluarga, terutama saat Minggu pagi," ungkapnya.
Namun, mereka juga menyoroti kondisi salah satu area danau di kawasan tersebut yang mengalami penyusutan air saat musim kemarau.
Menurut mereka, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama untuk menjaga keselamatan anak-anak yang beraktivitas di sekitar kawasan danau.
"Kalau airnya sedang surut memang ada sisi positifnya karena area menjadi lebih terlihat, tetapi dari sisi keamanan anak juga harus diperhatikan. Jangan sampai anak-anak bermain atau berlari terlalu dekat dengan bagian danau yang dalam," ujarnya.
Forum Anak Tapin pun berharap ruang publik seperti RTH Rantau Baru terus dikembangkan sehingga dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak serta keluarga.
Melalui kegiatan kreatif seperti pembuatan konten kampanye, mereka juga ingin menunjukkan bahwa anak dan remaja dapat berperan aktif menyuarakan kepentingan dan edukasi bagi sesama. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.