Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United kembali berada dalam tanda tanya besar. Penyerang asal Belanda itu semakin terpinggirkan dalam skuad setelah tidak masuk rencana utama Michael Carrick pada awal musim 2026/2027.
Situasi tersebut seharusnya membuka jalan bagi Zirkzee untuk meninggalkan Old Trafford sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Namun, rencana United untuk melepas sang penyerang menemui hambatan setelah Fiorentina tidak lagi menjadikannya target utama.
Menurut laporan Fabrizio Romano, Fiorentina sebenarnya bersedia memenuhi harga yang diminta Manchester United. Namun, Zirkzee secara pribadi menolak kesempatan pindah ke klub Serie A tersebut sehingga peluang transfer itu pun kandas.
Juventus sempat menunjukkan ketertarikan kepada pemain berusia 25 tahun tersebut. Akan tetapi, Bianconeri telah mendapatkan Nick Woltemade dari Newcastle, membuat masa depan Zirkzee semakin sulit diprediksi menjelang Deadline Day.

Zirkzee menjadi salah satu pemain yang masuk daftar jual Manchester United. Sejak kedatangan Carrick pada awal tahun, ia hanya mencatatkan 127 menit bermain dan tidak diturunkan dalam dua pertandingan pertama Premier League musim ini.
Persaingan di lini depan juga membuat posisi Zirkzee semakin sulit. Ia berada di belakang Matheus Cunha, Marcus Rashford, Benjamin Šeško, dan Bryan Mbeumo dalam hierarki penyerang Manchester United.
Situasi tersebut sebenarnya bukan persoalan baru bagi Zirkzee. Ia juga jarang menjadi pilihan utama ketika Ruben Amorim masih menangani United, sementara kemungkinan kepergiannya bahkan sudah muncul pada bursa transfer musim panas sebelumnya.
Kini, peluang Zirkzee untuk bertahan di Old Trafford semakin kecil. Manchester United membutuhkan ruang dalam skuad sekaligus dana tambahan untuk membiayai aktivitas transfer mereka sebelum bursa ditutup.

Melepas Zirkzee menjadi salah satu opsi realistis bagi Manchester United untuk mengumpulkan dana. Kebutuhan tersebut semakin penting karena klub ingin memperkuat posisi bek kiri setelah menghabiskan banyak uang untuk membangun kembali lini tengah.
Luke Shaw saat ini menjadi satu-satunya pilihan alami di posisi tersebut dalam skuad United. Lewis Hall dari Newcastle disebut sebagai target impian, tetapi biaya transfernya berada jauh di atas kemampuan finansial The Red Devils saat ini.
Alejandro Balde dari Barcelona juga dikaitkan dengan United, tetapi harga yang dipatok untuk bek kiri tersebut dilaporkan terlalu tinggi. Kondisi keuangan itu membuat penjualan pemain menjadi salah satu jalan untuk membuka ruang belanja.
Namun, rencana tersebut belum berjalan mulus karena Zirkzee menolak Fiorentina dan Juventus belum memberikan kepastian.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.