SURYAMALANG.COM, JEMBER - Kebakaran hebat melanda Kantor Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) di Jalan Sriwijaya, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 19.25 WIB.
Insiden tersebut memicu kepanikan para pegawai yang tengah melakukan aktivitas lembur hingga harus berlarian menyelamatkan diri serta pengamanan aset kantor.
Akibat amukan si jago merah, sekitar separuh dari total bangunan kantor di sisi selatan dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh pegawai yang berada di ruangan staf.
Kepala TNMB, Wiwid Widodo, menceritakan peristiwa itu terjadi saat sejumlah pegawai masih beraktivitas di kantor seusai waktu salat Isya.
"Sekitar setengah delapan lah, pokoknya habis Isya'. Saya baru saja zoom dengan pusat, pegawai juga masih ada kegiatan di Aula, tiba-tiba staf lari dari ruangan staf di sisi selatan sambil teriak 'api-api'," ujar Wiwid saat ditemui di sela-sela proses pemadaman, Senin (31/8/2026).
Baca juga: 20 Warga Disabilitas Tulungagung Gagal Dapat Bansos Akibat Desil Naik, Dinsos Belum Temukan Solusi
Mendengar teriakan tersebut, para pegawai berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.
Akan tetapi, kepulan asap yang awalnya tipis cepat membesar, sehingga pihak TNMB langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.
Titik awal api diketahui berasal dari bangunan gudang penyimpanan barang tidak terpakai yang berlokasi di area belakang gedung sisi selatan.
Gudang tersebut terletak berderet dengan kamar mandi dan musala, serta berdekatan dengan ruang perlengkapan, ruang staf, dan ruang keuangan.
Petugas dari Polsek Sumbersari yang tiba di lokasi langsung mengarahkan pegawai untuk menyelematkan dokumen serta barang berharga.
"Pihak Polsek Sumbersari datang, dan memberikan petunjuk untuk menyelamatkan barang berharga, seperti yang ada di ruang Keuangan, juga yang ada di ruang staf dan perlengkapan" terang Wiwid.
"Kendaraan yang terpakir di sisi selatan, dekat lokasi kebakaran juga sudah kami pindah langsung. Namun sementara ini sekitar separuh gedung yang rusak," imbuhnya.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 20.33 WIB, atau sekitar 10 menit setelah menerima laporan.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kobaran api mulai mereda secara perlahan sekitar pukul 20.40 WIB.
Baca juga: Terkait Ketum PBNU dan Rais Aam 2026-2031, PCNU Kota Batu Sampaikan Harapan untuk Para Pemimpin Baru
Meski demikian, tim Damkar bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember tetap melakukan proses pembasahan secara intensif hingga pukul 21.30 WIB untuk mengantisipasi sisa bara api di dalam gedung.
"Masih ada bara di dalam," kata Shofi, anggota Tim TRC BPBD Jember di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, pihak TNMB belum dapat mentaksir total kerugian materiil akibat musibah kebakaran tersebut.
Mengenai pemicu kebakaran, Wiwid menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian.
Kendati demikian, Wiwid mengungkapkan area gudang memiliki jaringan listrik dan sempat mengalami gangguan teknis dalam kurun satu bulan terakhir.
"Namun memang di gudang itu juga ada jaringan listriknya. Di sisi lain, sekitar satu bulan terakhir, listrik di tempat kami sering njeglek (padam), tetapi seharian ini malah tidak ada listrik padam karena njeglek," jelas Wiwid.
Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Selasa 1 September 2026: Udara Kabur, Suhu Terdingin 14 °C
Sementara itu, Kapolsek Sumbersari AKP Heri Supadmo menjelaskan langkah awal yang diambil kepolisian adalah mengamankan area Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta membantu proses penyelamatan aset kantor.
"Sejauh ini yang pertama kami lakukan adalah pengamanan lokasi, terutama agar warga menjauh, ketika dilakukan pemadaman. Kami juga bantu pengamanan aset. Nanti selanjutnya akan ada penyelidikan dari Satreskrim Polres Jember," tegas Heri.
Meski ada indikasi awal kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting), kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan menyeluruh.
Tim Inafis Polres Jember telah mendatangi lokasi kejadian, namun olah TKP lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (1/9/2026) mengingat pasokan listrik di area Kantor TNMB masih dipadamkan total.
Kantor TNMB di Jalan Sriwijaya, Kecamatan Sumbersari, Jember, merupakan pusat operasional yang mengawasi kawasan hutan konservasi TNMB di dua wilayah kabupaten, yakni Jember dan Banyuwangi.
Akses menuju kawasan hutan TNMB terbagi melalui dua pintu masuk utama, yaitu Kecamatan Tempurejo di Kabupaten Jember serta Kecamatan Pesanggaran di Kabupaten Banyuwangi.
Kawasan ini menaungi sejumlah destinasi wisata alam populer, seperti Pantai Bandealit di Jember, serta Pantai Sukamade dan Teluk Ijo di Banyuwangi.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.