TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Momen menegangkan terjadi di sekitar Viaduk Gilingan, Jalan Ahmad Yani, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/8/2026).
Tiga mobil terlibat kecelakaan setelah sebuah Honda CR-V diduga mengambil jalur terlalu ke kanan hingga berbenturan dengan kendaraan dari arah berlawanan.
Honda CR-V, Toyota Innova, dan Daihatsu Grand Max terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Meski benturan melibatkan tiga kendaraan, peristiwa itu tidak sampai merenggut korban jiwa. Seluruh pengemudi kendaraan yang terlibat dilaporkan selamat.
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Surakarta Ipda Yuli Nurus Yani memastikan kondisi tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Yuli, Sabtu (29/8/2026).
Kecelakaan bermula ketika Honda CR-V bernomor polisi H 411 LQ yang dikemudikan Ilyasa Nazhiif melaju dari arah timur menuju barat.
Saat tiba di sekitar lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas di depannya. Honda CR-V kemudian bergerak terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur kendaraan dari arah berlawanan.
"Sesampainya di lokasi, Honda CR-V kurang memperhatikan situasi arus lalu lintas di depannya yang berjalan dari arah barat ke timur. Kendaraan tersebut juga berjalan terlalu ke kanan," jelasnya.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Toyota Innova bernomor polisi AD 1790 YK yang dikemudikan Hari Saputro datang dari arah berlawanan.
Benturan pun tidak dapat dihindarkan. Honda CR-V bertabrakan dengan Toyota Innova.
Situasi kemudian menjadi lebih rumit ketika Daihatsu Grand Max bernomor polisi B 9080 PXA yang dikemudikan Galuh Purwanto ikut membentur Toyota Innova.
Dalam waktu singkat, tiga kendaraan akhirnya terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kecelakaan tersebut memang tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi benturan menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan.
Toyota Innova mengalami kerusakan pada bagian ban belakang sebelah kanan. Sementara itu, ban depan sebelah kanan Daihatsu Grand Max juga mengalami kerusakan.
Kondisi paling parah terlihat pada bagian depan Honda CR-V.
"Sedangkan Honda CR-V mengalami kerusakan pada ban depan sebelah kanan, yakni lepas dan pecah," ujarnya.
Petugas kepolisian kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk memastikan situasi kembali aman dan kendaraan yang terlibat dapat ditangani.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengendara untuk tidak mengabaikan kondisi arus lalu lintas ketika berkendara.
Kasihumas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi ruas jalan yang memiliki arus kendaraan cukup padat.
Pengemudi juga perlu memastikan posisi kendaraan tetap berada pada jalur yang semestinya. Mengambil jalur terlalu ke kanan tanpa memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan dapat meningkatkan risiko terjadinya tabrakan.
"Pengendara diharapkan selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi lalu lintas di depan dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara," ungkapnya.
Polisi kembali mengingatkan masyarakat untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan serta memperhatikan posisi kendaraan lain di sekitarnya.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.