TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Mobil Toyota Agya terbalik saat mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di dekat Hotel Family Warak, Dukuh, Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu (29/08/2026) malam.
Empat orang di dalanya pun terluka dan dilarikan ke RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga.
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta menjelaskan, berdasarkan penanganan awal di lokasi kejadian dan keterangan para saksi, sebelum kecelakaan mobil bernomor polisi H 1798 JV itu melaju dari arah Kumpulrejo menuju Kecandran.
"Sesampainya di lokasi kejadian, kondisi jalan menurun dan menikung. Diduga, kendaraan melaju dengan kecepatan yang tidak sesuai dengan kondisi jalan sehingga pengemudi kehilangan kendali."
"Kendaraan kemudian terguling dan terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal," jelas AKP Henry dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).
Baca juga: Sempat Dikejar Warga, Pengemudi Innova Mabuk Tabrak Pemotor di Salatiga
Henry mengatakan, mobil tersebut berisikan empat remaja.
Mobil dikemudikan GAR (16), warga Randuacir, Argomulyo, Kota Salatiga, yang mengalami luka lecet pada kaki kiri.
Kemudian, tiga penumpang masing-masing HX (17), warga Bugel, Sidorejo, Salatiga; MAZ (17), warga Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang; dan BA (16), warga Kesongo, Kabupaten Semarang.
Ketiganya mengalami luka pada bagian pinggang serta retak atau patah tulang pada kaki kiri.
"Seluruh korban dalam kondisi sadar dan mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga," katanya.
Menurut Henry, petugas Satlantas Polres Salatiga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penanganan TKP, mengamankan barang bukti, melakukan evakuasi kendaraan, serta mengecek kondisi para korban di rumah sakit.
Henry mengimbau pengguna jalan agar selalu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, khususnya saat melintasi jalur yang menurun dan menikung.
Baca juga: Truk Tronton Tabrak 3 Motor di JLS Salatiga, 1 Orang Tewas di Lokasi
Pengemudi juga diminta tidak memaksakan kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi apabila kondisi jalan tidak memungkinkan.
"Kami mengimbau masyarakat selalu mengutamakan keselamatan."
"Kecepatan kendaraan harus disesuaikan dengan kondisi jalan, cuaca, maupun situasi lalu lintas. Terlebih saat melintasi jalan menurun dan menikung, pengemudi harus meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kendaraan tetap dalam kendali," tegas AKP Henry.
Kasat Lantas juga mengingatkan orangtua agar memastikan anak-anak yang belum memenuhi persyaratan untuk mengemudikan kendaraan bermotor tidak membawa atau mengoperasikan kendaraan di jalan raya.
"Keselamatan anak-anak menjadi tanggung jawab bersama."
"Kami mengimbau orangtua untuk tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum memenuhi persyaratan usia dan kelengkapan surat izin mengemudi," tambahnya. (*)
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.