Laporan Wartawan Tribun Batam, Birri Fikrudin
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Harga sejumlah jenis cabai di Pasar Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kembali membuat masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam.
Dalam sepekan terakhir, hampir seluruh jenis cabai mengalami lonjakan harga.
Kenaikan paling terasa pada cabai rawit dan cabai merah panjang atau keriting.
Berdasarkan pantauan TribunBatam.id di Pasar Rakyat Ranai Minggu (30/8/2026), harga cabai rawit kini mencapai Rp15 ribu per ons.
Untuk harga perkilonya, pedagang menyebut bisa menembus Rp130 ribu hingga Rp140 ribu.
Padahal, pada pertengahan Agustus lalu, harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp10 ribu per ons atau Rp90 perkilo.
Tak hanya cabai rawit, harga cabai merah panjang atau keriting juga melonjak.
Komoditas dengan harga normal di kisaran Rp45 ribu per kilogram itu, kini dijual mencapai Rp135 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut membuat konsumen harus menarik napas panjang sebelum membeli bahan dapur satu ini.
"Mahal sekali harganya, cabe rawit sama cabe keriting ini kan yang paling sering kita beli. Cukup berat sih sampai Rp15 ribu satu ons. Jadi biasanya beli banyak, terpaksa dikurangi," ujarnya Sariani, salah seorang pembeli.
Meski demikian, masyarakat tetap membeli cabai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kenaikan harga tersebut diduga dipicu mulai menipisnya stok dan pasokan cabai dari petani yang belum stabil.
Kondisi itu membuat harga di tingkat pedagang ikut berdampak.
Pedagang sayuran di Pasar Rakyat Ranai, Nor mengatakan, kenaikan harga sudah dirasakan sekitar sepekan terakhir.
"Kalau cabai semuanya mahal sekarang, kecuali cabai hijau panjang. Naiknya sudah semingguan," ujarnya.
Menurutnya, cabai rawit dan cabai keriting menjadi jenis yang mengalami kenaikan paling tinggi karena stoknya mulai terbatas.
Nor menyebut, meski harga melambung, cabai rawit dan cabai merah panjang masih banyak dibeli masyarakat karena menjadi kebutuhan utama dapur.
Menurutnya, jika pasokan dari petani kembali normal, harga cabai diharapkan dapat berangsur turun dan kembali terjangkau masyarakat.
"Kalau sekrang saya jual cabe rawit itu sudah Rp15 ribu per ons, kalau per kilonya bisa tembus Rp140 ribu. Cabe merah panjang sama, bisa sampai Rp135 per kilo," katanya.
( tribunbatam.id/birrifikrudin )
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.