TRIBUNJAMBI.COM, Muaro Jambi - Kondisi lalu lintas di simpang dekat Alfamart Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi, terpantau semrawut setelah lampu lalu lintas di persimpangan tersebut tidak berfungsi selama hampir satu minggu.

Situasi ini semakin terasa ketika volume kendaraan meningkat. Pengendara dari berbagai arah harus saling memperhatikan dan mencari celah untuk melintas, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila tidak berhati-hati.

Jon, pemilik bengkel di kawasan Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) ini mengatakan lampu lalu lintas tersebut sudah mati hampir satu minggu. Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan.

“Sudah hampir satu minggu lampu lalu lintas ini mati. Sampai sekarang belum juga diperbaiki,” ujar Jon saat ditemui di sekitar simpang Alfamart Mendalo pada Kamis (28/8/2026).

Menurut Jon, kondisi lampu lalu lintas yang tidak berfungsi membuat kendaraan mebuat lalu lintas semrawut karena pengendara saling mendahului.

Simpang tiga Mendalo ini termasuk ruas jalan yang cukup padat. Mulai mobil yang akan ke Jalan Lintas Timur (Jalintim) hingga mahasiswa yang menuju atau dari UIN dan Unja, semua melewati ruas jalan ini.

“Kalau ramai, memang jadi kacau. Pengendara harus lihat-lihat sendiri karena lampunya tidak menyala,” katanya.

Baca juga: Kualitas Udara Batang Hari Kategori Tidak Sehat, Pemkab: ASN Pakai Masker, Tiadakan Apel

Baca juga: Ayam Potong di Tungkal Tanjabbar Rp48 Ribu per Kg, Naik Rp3 Ribu dari Pekan Lalu

Jon juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keselamatan pengguna jalan.

Kata dia, beberapa waktu lalu seorang mahasiswa nyaris terlibat kecelakaan di persimpangan ini. “Tadi saya lihat ada mahasiswa hampir bertabrakan dengan mobil. Untungnya tidak sampai terjadi kecelakaan,” ujar Jon.

Lampu lalu lintas memiliki peran penting dalam mengatur pergerakan kendaraan di persimpangan, terutama pada titik yang memiliki arus kendaraan dari berbagai arah. 

Jon berharap instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan memperbaiki lampu lalu lintas tersebut. 

Perbaikan dinilai penting untuk mengembalikan keteraturan arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.

“Harapannya segera diperbaiki, jangan sampai menunggu ada yang kecelakaan dulu baru diperbaiki,” kata Jon.

Masyarakat pun berharap persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Sebab, keselamatan pengguna jalan semestinya menjadi perhatian utama sebelum kondisi di lapangan menimbulkan korban. 

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Ayam Potong di Tungkal Tanjabbar Rp48 Ribu per Kg, Naik Rp3 Ribu dari Pekan Lalu

Baca juga: Kualitas Udara Batang Hari Kategori Tidak Sehat, Pemkab: ASN Pakai Masker, Tiadakan Apel

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.