TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Sanggar Musik Sunar Sanggita menggelar konser bertajuk Denpasar Youth Music & Character Awards 2026 di Amphitheater Living World Denpasar pada, Kamis 27 Agustus 2026. 

Acara yang mengusung tema "Merdeka dari Perundungan: Gaungkan Toleransi dan Inklusi Melalui Seni Musik" ini menampilkan kolaborasi inklusif yang melibatkan 6 anak disabilitas serta 69 anak non disabilitas.

Selain itu juga melibatkan 13 pengajar tunanetra disabilitas serta jajaran panitia yang 75 persen di antaranya merupakan penyandang disabilitas. Pelibatan anak-anak non disabilitas ini bertujuan untuk melindungi anak-anak disabilitas yang mungkin berada di lingkungan mereka. 

Founder sekaligus CEO Sunar Sanggita, Made Prasetya Wiguna Mahayasa, bertindak langsung sebagai koordinator penyelenggara.

Baca juga: Dinsos Denpasar Bali Terima Aduan Desil 1 Tiba-tiba Jadi 10, Banyak Disabilitas Masuk Desil Tinggi

Pengalaman masa kecilnya yang sempat mengalami perundungan semasa TK menjadi dorongan utama di balik terlaksananya agenda inklusif ini.

"Kursi saya ditarik ketika saya mau duduk sehingga saya terjatuh, dan beberapa benda disembunyikan," kenang Wiguna. 

Pengalaman itu membentuk keyakinannya bahwa penyandang disabilitas merupakan kelompok yang sangat rentan menjadi korban perundungan di lingkungan sekolah.

Wiguna menegaskan bahwa Sanggar Musik Sunar Sanggita tidak hanya menjadi wadah pelatihan musik, tetapi juga sarana membina karakter anak-anak dari jenjang TK hingga SMA agar menghargai perbedaan dan berani melindungi teman-temannya.

Baca juga: Bupati Badung Serahkan Kursi Roda hingga Walker, Pastikan Warga Disabilitas Terima Bantuan Sosial

"Kami ingin tidak ada lagi pandangan bahwa disabilitas itu orang yang tidak memiliki kemampuan, orang yang lemah, atau orang yang perlu dikasihani. Kami ingin membangun citra bahwa disabilitas itu setara dengan yang lain," ujar Wiguna.

Konser ini mempersiapkan 74 anak dari Denpasar, Ubud, Bangli, hingga Tabanan melalui latihan intensif selama tiga hingga empat kali seminggu.

Mereka tampil dalam tiga kategori talent: teater untuk film pendek, konser band, dan ensemble gabungan gitar, drum, serta pianika.

Meski persiapan efektif hanya berlangsung selama tiga minggu sejak pengumuman pada 15 Juli 2026, acara ini sukses meluncurkan pemutaran perdana film pendek berjudul Nada dalam Gelap.

Film yang disutradarai langsung oleh Wiguna ini menceritakan perjuangan Bumi, seorang anak tunanetra yang membuktikan kapasitasnya di tengah keraguan rekan-rekannya.

Terkait hasil akhir dari gelaran ini, Wiguna memaparkan tiga poin utama yang diharapkan menjadi dampak nyata bagi masyarakat.

"Output dari acara ini ada beberapa. Pertama, tentunya pembentukan karakter pada 74 anak yang terlibat mereka tidak hanya pulang membawa pengalaman tampil di panggung, tapi juga nilai-nilai toleransi, empati, dan keberanian melindungi teman yang sudah kami tanamkan selama proses latihan," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa karya edukatif yang dihasilkan juga ditujukan untuk audiens yang lebih luas melalui media digital.

"Kedua, ada karya nyata berupa film pendek 'Nada dalam Gelap' yang tayang perdana hari ini, dan nantinya akan kami unggah ke YouTube agar bisa ditonton lebih luas oleh masyarakat, sebagai media edukasi tentang toleransi dan anti-perundungan yang bisa terus diakses meski acaranya sudah selesai," sambung Wiguna.

Lebih lanjut, ia menekankan pencapaian jangka panjang yang ingin diraih melalui aksi ini.

"Dan yang terakhir, kami berharap acara ini menghasilkan efek berantai satu anak yang mampu melindungi satu temannya di sekolah, akan menular ke puluhan bahkan ratusan anak lain di lingkungan mereka masing-masing. Itu output jangka panjang yang sebenarnya paling kami harapkan dari acara ini," pungkasnya.

Kegiatan ini didukung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Dinas Pendidikan Kota Denpasar, Living World Denpasar, SMP Bali Dharma School, serta Yayasan Pendidikan Musik Lima Nada.

Rencananya, Denpasar Youth Music & Character Awards akan dijadikan agenda tahunan yang rutin digelar setiap bulan Agustus. (*)

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.