WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ada pemandangan menarik di tribun GOR Grogol, Jakarta Barat, saat pertandingan tim putra SMA Bukit Sion Jakarta melawan SMA Springfield dalam Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Jakarta, Senin, (24/8/2026).
Dua sosok tampak serius memperhatikan jalannya pertandingan. Pandangan mereka tertuju pada salah satu pemain Bukit Sion bernomor punggung 18, Dwayne Rafael Gosal atau yang akrab disapa Fayo.
Keduanya adalah Patrick Gosal, mantan pemain basket Indonesia, serta Deewell Windy Dido Gosal, alumnus UPH College Tangerang yang pernah menyandang predikat DBL All-Star 2023.
Kehadiran mereka di GOR Grogol menjadi bentuk dukungan langsung bagi Fayo yang menjalani musim perdananya di DBL West Jakarta.
Pada pertandingan tersebut, SMA Bukit Sion Jakarta berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 42-17 atas SMA Springfield.
Setelah laga usai, Patrick dan Deewell langsung menghampiri Fayo untuk memberikan apresiasi atas penampilannya.
Bagi Patrick, melihat putranya tampil di kompetisi DBL menjadi momen yang istimewa.
Sebelumnya, ia telah lebih dahulu menyaksikan perjalanan Deewell hingga berhasil meraih predikat DBL All-Star.
Kini, ia kembali melihat anggota keluarganya melanjutkan perjalanan di kompetisi basket pelajar tersebut.
“Dulu, saya sering nonton Deewell sampai akhirnya bisa jadi DBL All-Star. Sekarang, ada penerusnya. Sudah lama banget enggak nonton DBL, jadi ini saat yang paling ditunggu-tunggu,” ujar Patrick.
Sementara itu, bagi Deewell, menyaksikan sang adik tampil di lapangan juga membangkitkan kenangan ketika dirinya masih berkompetisi di DBL.
Sudah tiga tahun berlalu sejak ia terakhir kali menjadi bagian dari persaingan basket pelajar tersebut.
Kehadiran sang ayah dan kakak menjadi tambahan motivasi bagi Fayo.
Meski harus meluangkan waktu untuk datang dari Tangerang ke Jakarta Barat, keduanya tetap menyempatkan diri memberikan dukungan.
Deewell bahkan hadir di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi tingkat akhir.
“Puji Tuhan, ada kakak sama papa yang datang. Masih ada game selanjutnya, semoga kakak sama papa bisa datang nonton lagi,” kata Fayo.
Basket memang bukan hal asing bagi keluarga Gosal.
Sejak kecil, Deewell dan Fayo telah terbiasa menjalani latihan bersama sang ayah.
Patrick pun mengaku menerapkan kedisiplinan kepada kedua anaknya agar mereka siap menghadapi persaingan di dunia basket.
“Saya justru lumayan disiplin dan keras sama mereka berdua. Saya ingin sebelum keluar dari rumah, mereka sudah harus siap untuk bersaing. Makanya, saya sekarang selalu tanamkan ke Fayo untuk selalu siap menghadapi pertandingan,” tutur Patrick.
Sebagai seorang ayah, Patrick terus mengikuti perkembangan kemampuan Fayo.
Ia memperhatikan berbagai aspek permainan putranya, mulai dari kondisi fisik hingga penguasaan fundamental basket.
Patrick juga memilih memberikan Fayo kesempatan berkembang di lingkungan SMA Bukit Sion Jakarta.
Menurutnya, program latihan dan atmosfer persaingan di sekolah tersebut dapat membantu sang putra meningkatkan kemampuan serta mental bertanding.
“Di Buksi, Fayo bisa dapat latihan yang sangat intens dan mentalnya juga harus benar-benar kuat. Saya memang sengaja kirim dia ke Jakarta saja karena lingkungan basketnya memang lebih oke,” ungkapnya.
Patrick sendiri masih mengikuti perkembangan kompetisi DBL.
Ia melihat persaingan, khususnya di wilayah Jakarta, terus berkembang dan semakin ketat setiap musimnya.
Ia menilai perjalanan Bukit Sion pada musim ini tidak akan mudah, terutama setelah tim tersebut ditinggalkan tujuh pemain senior.
Meski begitu, Patrick tetap optimistis Fayo mampu memberikan kontribusi dan menunjukkan perkembangan terbaiknya bersama Buksi.
Persiapan untuk Fayo pun telah dilakukan sejak awal. Patrick berharap putranya dapat terus berkembang dan, jika memungkinkan, mengikuti jejak sang kakak yang pernah terpilih sebagai DBL All-Star.
“Makanya, saya sudah persiapkan Fayo sejak awal. Saya sudah cek ke dokter dan hasilnya menunjukkan kalau dia sehat. Mudah-mudahan bisa mengikuti jejak kakaknya sebagai DBL All-Star,” pungkasnya.
DBL West Jakarta 2026 merupakan bagian dari rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi di Indonesia.
Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi student-athlete dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan dan berpeluang mengikuti program DBL Camp menuju seleksi DBL Indonesia All-Star.
Selain kompetisi basket, rangkaian Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 turut menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance dengan tema “100 persen Indonesia”.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play, sementara laga final juga ditayangkan melalui kanal YouTube Good Day ID.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.