Perubahan kembali terjadi pada sore hari. Air laut diprakirakan surut pada pukul 17.00-19.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,2 meter.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Kondisi air laut di perairan Sabang-Banda Aceh diprakirakan mengalami empat kali perubahan pasang dan surut pada Minggu (23/8/2026).
Berdasarkan prakiraan Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, air laut pertama kali mengalami surut pada pukul 05.00-06.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,2 meter.
Selanjutnya, air laut kembali naik pada pukul 10.00-12.00 WIB. Pada periode ini, ketinggian pasang diprakirakan mencapai 1,7 meter.
Baca juga: Mau ke Sabang Hari Ini? Ini Harga Tiket Kapal Cepat dan Ferry per 23 Agustus
Perubahan kembali terjadi pada sore hari. Air laut diprakirakan surut pada pukul 17.00-19.00 WIB dengan ketinggian sekitar 0,2 meter.
Kemudian pada malam hari, air laut kembali mengalami pasang pada pukul 22.00-24.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1,6 meter.
Selain pasang-surut, kondisi perairan Sabang-Banda Aceh juga diprakirakan berawan dengan arah angin dari barat daya hingga barat.
Baca juga: UKCC Ujong Kareung, Rumah Karang yang Kini Jadi Idola Wisata Sabang
Kecepatan angin diprakirakan berkisar 4 hingga 15 knot, sedangkan tinggi gelombang berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.
Kondisi tersebut masuk kategori gelombang sedang. BMKG mengingatkan masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, termasuk nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi gelombang sebelum beraktivitas.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, perubahan waktu pasang-surut juga penting diperhatikan, terutama saat air laut kembali naik pada siang dan malam hari.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.