Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Permainan rakyat yang kini semakin jarang dimainkan akan kembali diperkenalkan dalam Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba’u yang berlangsung di Benteng Batere A atau Meteo, Kota Sabang pada Sabtu-Minggu (22-23/8/2026).

Masyarakat tidak hanya akan menyaksikan pertunjukan budaya, tetapi juga dapat mengikuti sejumlah permainan tradisional, seperti kukur dan peras kelapa, enggrang budeuk, congklak, bakiak, hingga tarik situk.

Permainan tersebut dikemas dalam berbagai lomba dan fun game sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali permainan yang pernah akrab dalam kehidupan masyarakat.

Festival Budaya Lokal Gampong Cot Ba’u juga menghadirkan beragam atraksi budaya, mulai dari merangkai sirih, merias inai, memasak apam Aceh, hingga penampilan Hadrah Al-Muhajirin, dan Marhaban Az-Zahra.

Selain itu, panitia menggelar sejumlah perlombaan, di antaranya lomba Toet Apam, mewarnai ragam budaya, Geulayang Tunang, serta lomba konten Reels Instagram.

Rangkaian kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB, di kawasan Benteng Batere A atau Meteo.

Baca juga: Ratusan Murid Meriahkan Festival Permainan Rakyat di Pidie, Pembukaan Diwarnai Bakar Meriam Bambu

Ketua Pokdarwis Gampong Cot Ba’u, Arjuliadi mengatakan, festival tersebut dirancang untuk membuka ruang bagi masyarakat mengenal kembali budaya lokal, termasuk tradisi dan permainan rakyat.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Benteng Batere A sebagai salah satu potensi wisata yang dimiliki Gampong Cot Ba’u.

“Festival ini kami manfaatkan untuk mengangkat kembali budaya lokal sekaligus memperkenalkan Benteng Batere A atau Meteo sebagai salah satu potensi wisata di Gampong Cot Ba’u,” kata Arjuliadi.

Di tengah berkembangnya permainan digital, kehadiran permainan rakyat dalam festival ini menjadi kesempatan bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengenal aktivitas yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Festival juga menghadirkan kenduri bubur atau kolak dan bazar yang melibatkan pelaku usaha lokal.

Selama dua hari pelaksanaan, kawasan Benteng Batere A akan menjadi ruang berkumpul masyarakat untuk menikmati budaya, mencoba permainan tradisional, hingga mengenal lebih dekat potensi wisata yang ada di Gampong Cot Ba’u.

Melalui festival tersebut, tradisi tidak hanya ditampilkan di atas panggung, tetapi juga kembali dimainkan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.(*)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.