TRIBUNNEWS.COM – Buku pelajaran IPS 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) halaman 88 bab 2.

Salah satu materi yang dibahas pada buku pelajaran buku pelajaran 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi) karangan Supardi dkk. terbitan Kemdikbud Ristek tahun 2025 yakni Ragam Aktivitas Manusia.

Ragam aktivitas manusia adalah berbagai kegiatan yang dilakukan manusia dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup dan berinteraksi dengan lingkungan.

Aktivitas tersebut meliputi kegiatan ekonomi seperti bekerja, berdagang, bertani, dan menggunakan jasa.

Manusia juga melakukan aktivitas sosial, seperti gotong royong, membantu tetangga, dan mengikuti kegiatan masyarakat.

Pada latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada dalam halaman tersebut.

Sebagai catatan, sebelum melihat kunci buku pelajaran IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka halaman 88 siswa diminta untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri.

Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 88 : Aktivitas 2.1

Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 79 Edisi Revisi: Uji Kompetensi

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka Hal 88

Aktivitas 2.1 Aktivitas Individu

Tujuan

Setelah mengerjakan aktivitas ini, kamu secara kritis mampu menjelaskan berbagai bentuk cuaca ekstrem dan dampaknya, serta aktivitas untuk mengurangi dampak akibat perubahan cuaca ekstrem di lingkungan sekitar.

Langkah-Langkah

Waspada Cuaca Ekstrem Mengintai Indonesia

Siaran pers Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geoࢆsika (BMKG) pada tanggal 12 Januari 2024 menginformasikan adanya ancaman cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia. Cuaca ekstrem berpotensi terjadi pada bulan Januari hingga Februari 2024 selama puncak musim hujan. Potensi adanya hujan sangat lebat, angin kencang, dan gelombang laut tinggi diprediksi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan adanya tiga penyebab cuaca ekstrem. Pertama, aktivitas angin musim Asia yang signifikan sehingga menyebabkan pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Kedua, adanya daerah tekanan rendah di sekitar Laut Timor, Teluk Carpentaria, dan di Samudra Hindia barat Sumatra yang memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, dan Sulawesi bagian selatan, serta berdampak pada peningkatan gelombang tinggi di perairan sekitarnya. Ketiga, aktivitas gelombang atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan dan potensi cuaca ekstrem. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar waspada dengan potensi dampak yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem, seperti banjir, angin kencang, tanah longsor, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.

Sumber: Dwi Herlambang Ade Putra/BMKG (2024)

https://www.bmkg.go.id/press-release/?p=waspada-cuaca-ekstrem-dan-bencana-hidrometeorologimengintai-indonesia-hingga-februari-mendatang&tag=press-release⟪=ID

2. Jawablah soal-soal berikut!

a. Jelaskan cuaca ekstrem dan bencana yang pernah terjadi di wilayah tempat tinggalmu!

c. Jelaskan aktivitas yang dilakukan orang-orang di tempat tinggalmu dalam mengurangi dampak cuaca ekstrem!

d. Jelaskan solusi yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem!

Jawaban :

a. Cuaca ekstrem adalah kondisi cuaca yang terjadi secara tidak biasa dengan intensitas tinggi dan dapat membahayakan manusia maupun lingkungan. Contohnya adalah hujan sangat lebat, angin kencang, gelombang tinggi, dan kekeringan.

Di wilayah tempat tinggal saya, cuaca ekstrem yang sering terjadi adalah hujan deras disertai angin kencang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan beberapa bencana, seperti banjir, pohon tumbang, jalan menjadi licin, dan kerusakan pada rumah. Selain itu, hujan deras dalam waktu lama juga dapat meningkatkan risiko tanah longsor di daerah yang memiliki lereng.

b. Penyebab Cuaca Ekstrem:

Aktivitas angin musim Asia yang signifikan
→ Menyebabkan pertumbuhan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Adanya daerah tekanan rendah
→ Terjadi di sekitar Laut Timor, Teluk Carpentaria, dan Samudra Hindia sebelah barat Sumatra sehingga memicu pertumbuhan awan hujan dan angin kencang.

Aktivitas gelombang atmosfer
→ Memicu pertumbuhan awan hujan dan meningkatkan potensi terjadinya cuaca ekstrem.

Dampak yang dapat ditimbulkan:

  • Hujan lebat → banjir dan longsor
  • Angin kencang → pohon tumbang dan kerusakan bangunan
  • Gelombang tinggi → membahayakan pelayaran
  • Hujan lebat dan kabut → jarak pandang berkurang

c. Beberapa kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem antara lain:

  • Membersihkan selokan dan saluran air agar tidak tersumbat.
  • Melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan.
  • Menanam pohon dan tanaman untuk membantu menyerap air hujan.
  • Memangkas dahan pohon yang sudah terlalu lebat atau berisiko tumbang.
  • Tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air.
  • Membersihkan halaman dan lingkungan rumah sebelum musim hujan.
  • Mengikuti informasi dan peringatan cuaca dari BMKG.

d. Solusi yang dapat saya lakukan adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan selokan secara rutin, menanam pohon, dan mengurangi penggunaan bahan yang dapat mencemari lingkungan.

Selain itu, saya akan selalu memantau informasi cuaca dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan lebat atau angin kencang. Saya juga akan mengajak keluarga dan teman untuk menjaga lingkungan agar risiko banjir, longsor, dan bencana lainnya dapat dikurangi.

*) Disclaimer:

  • Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
  • Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawabnya sendiri, setelah itu gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa.

(Tribunnews.com/Namira)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.