Liputan6.com, Jakarta - Chelsea kembali aktif di bursa musim panas 2026. Menjelang Premier League 2026/2027, The Blues dikabarkan berpotensi berpisah dengan dua nama penting, Enzo Fernandez dan Pedro Neto.
Enzo disebut masuk radar Manchester City dengan nilai sekitar 120 juta poundsterling, sementara Neto juga bisa pergi dengan banderol sekitar 100 juta poundsterling.
Apabila kedua transfer itu terealisasi, Chelsea berisiko kehilangan dua pilar yang menopang produktivitas dan kontinuitas permainan sepanjang musim lalu. Data performa 2025/2026 menunjukkan besarnya peran keduanya bagi tim.
Situasi ini hadir ketika Xabi Alonso menata skuad untuk musim baru. Di tengah kebutuhan stabilitas, melepas dua pemain kunci berpotensi memunculkan pekerjaan tambahan pada fase persiapan pramusim.

Konstribusi gol keduanya menonjol pada 2025/2026. Enzo Fernandez mencetak 15 gol, sedangkan Pedro Neto menutup musim dengan 10 gol. Catatan tersebut menempatkan keduanya di jajaran pencetak gol terbanyak Chelsea musim lalu.
Bukan hanya urusan menyelesaikan peluang, Neto juga menjadi motor kreativitas. Ia membukukan 10 assist, tertinggi di skuad bersama pemain lain yang mencatat angka serupa.
Dari sisi penciptaan kesempatan, Enzo menghasilkan 108 peluang untuk rekan setimnya. Neto mengikuti dengan 91 peluang. Kombinasi kontribusi gol, assist, dan peluang ini menandai peran ganda mereka dalam fase akhir serangan dan proses membangun peluang.

Ketersediaan bermain keduanya menjadi nilai tambah signifikan. Enzo tampil dalam 61 pertandingan sepanjang 2025/2026, sementara Neto mencatat 58 penampilan.
Angka tersebut menunjukkan bukan hanya kualitas teknis, tetapi juga kontinuitas yang mereka berikan untuk tim dari pekan ke pekan.
Hilangnya dua pemain dengan tingkat partisipasi setinggi ini akan menambah tingkat kesulitan bagi Xabi Alonso dalam menjaga ritme tim di berbagai kompetisi.
Di depan gawang, Pedro Neto menorehkan akurasi tembakan 59,18 persen — terbaik di antara pemain reguler Chelsea musim lalu.
Enzo Fernandez juga efisien dengan akurasi tembakan 56,1 persen. Dari sisi konversi peluang, Enzo mencatat 16,25 persen, sementara Neto berada di angka 13,91 persen.
Perpaduan kreativitas dan efektivitas ini menjadikan keduanya komponen penting dalam menghasilkan dan memaksimalkan peluang, sebuah profil yang tidak mudah digantikan.
Dengan kebutuhan membangun kestabilan skuad, melepas Enzo dan Neto berisiko memaksa perombakan besar yang memakan waktu dan adaptasi.
Selain itu, Chelsea harus mencari pengganti dengan kualitas sepadan di pasar yang kompetitif, sebuah tantangan tersendiri di tengah persiapan musim baru.
Chelsea mengakhiri musim 2025/2026 di posisi ke-10 dan gagal mendapatkan tiket kompetisi Eropa.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.