Jakarta -
Ginjal memainkan peran dalam menyaring limbah dan kelebihan air dari tubuh, sekaligus menyeimbangkan elektrolit. Bagi pecinta kopi yang meminumnya setiap hari, apakah minuman ini aman untuk ginjal?
Organisasi kesehatan, seperti American Heart Association, merekomendasikan orang dewasa sehat bisa menikmati hingga 400 mg kafein per hari tanpa efek kesehatan negatif. Takaran tersebut setara dengan sekitar empat cangkir kopi.
Jumlah yang tepat untuk setiap orang bisa bervariasi, tergantung pada faktor-faktor tertentu, seperti tekanan darah, sensitivitas kafein, serta kesehatan secara keseluruhan.
"Secara keseluruhan, kopi bisa menjadi kebiasaan sehat jika dinikmati dalam jumlah sedang dan disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan individu," kata Prato.
Ketahui efek minum kopi untuk kesehatan ginjal berikut ini.
Manfaat Minum Kopi Setiap Hari untuk Ginjal
Dikutip dari laman Eating Well, ini sejumlah manfaat rutin minum kopi untuk ginjal:
1. Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Ginjal Kronis
Penelitian menunjukkan, minum kopi bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit ginjal kronis.
"Sebuah meta-analisis menemukan bahwa orang yang minum dua cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki risiko 14 persen lebih rendah terkena penyakit ginjal," kata ahli gizi batu ginjal Melanie Betz, MS, RD, CSR, FNKF, FAND.
Alasannya mungkin berkaitan dengan senyawa dalam kopi yang membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif.
"Kopi mengandung lebih dari 1.000 senyawa alami, termasuk asam klorogenik, polifenol, dan melanoidin, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi," kata Prato.
Dia melanjutkan, banyak dari potensi manfaat ini berasal dari senyawa alami kopi, bukan dari kafein itu sendiri. Hal itu yang menyebabkan kopi tanpa kafein bisa memberikan banyak manfaat yang sama, padahal kandungan kafeinnya jauh lebih sedikit.
Bagi orang yang mengidap penyakit ginjal, minum kopi bisa bermanfaat bagi fungsi ginjal.
"Bukti terkini menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang, sekitar dua hingga tiga cangkir standar berukuran 8 ons per hari, aman bagi sebagian besar penderita penyakit ginjal kronis dan bahkan dapat mendukung kesehatan ginjal," kata ahli gizi dialisis Sara Prato, MS, RDN, CSR.
Betz juga mengatakan, kopi bisa membantu orang yang sakit ginjal. Hal tersebut dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap perkembangan penyakit ginjal stadium akhir, protein dalam urine, dan angka kematian.
2. Kopi Bisa Menurunkan Risiko Batu Ginjal
Rutin minum kopi dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena batu ginjal. Ada beberapa alasan yang menyebabkannya.
"Kopi dapat membantu dengan meningkatkan volume urine, yang dapat mengencerkan dan membersihkan mineral pembentuk batu sebelum mineral tersebut sempat membentuk kristal."
Menurutnya, kopi juga bisa meningkatkan produksi urine, yang dapat berkontribusi pada efek perlindungan ini.
Secara umum, Betz dan Prato merekomendasikan untuk tetap terhidrasi guna mencegah batu ginjal.
"Pada akhirnya, hal terpenting untuk mencegah batu ginjal adalah minum (banyak) cairan," kata Betz.
Cara Mengonsumsi Kopi yang Baik untuk Ginjal
Untuk mengonsumsi kopi yang baik untuk kesehatan ginjal, hindari menambahkan terlalu banyak gula dan/atau krim. Penambahan tersebut bisa mengalahkan manfaat yang diberikan kopi.
"Minuman kopi manis dapat dengan mudah mengandung tiga kali lipat batas gula harian Anda," peringatkan Betz.
Selain itu, perhatikan jumlah totalnya. Meski kopi hitam biasa aman untuk pengidap penyakit ginjal, jumlah totalnya tetap penting. Nutrisi lainnya, seperti kalium, juga perlu dipertimbangkan.
"Secangkir kopi 8 ons mengandung sekitar 100 miligram kalium, yang sesuai untuk banyak penderita penyakit ginjal kronis," kata Prato.
"Namun, jika Anda minum beberapa cangkir per hari, kandungan kaliumnya bisa bertambah. Orang yang perlu membatasi kalium atau memiliki kadar kalium darah tinggi mungkin perlu menyesuaikan asupan mereka berdasarkan kebutuhan masing-masing," tambahnya.