TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Manchester City, Enzo Maresca mengomentari hasil tragis timnya saat dipecundangi Arsenal di laga Community Shield, Minggu (16/8/2026) tadi malam WIB.

Juru taktik asal Italia berusia 46 tahun itu menyesalkan cara kebobolan Manchester City dari Arsenal.

Tak bisa disangkal, kekalahan telak melawan Arsenal di ajang Community Shield, menjadi hasil tragis yang dirasakan Manchester City.

Bertanding di Millenium Stadium, Manchester City yang datang ke ajang ini dengan status juara Piala FA, meraih hasil yang mengecewakan.

Alih-alih mampu meladeni permainan Arsenal sebagai juara bertahan Liga Inggris, The Citizens justru babak belur.

Dalam laga yang berlangsung 90 menit, Manchester City kalah telak dengan skor 0-3 melawan rival beratnya, Arsenal.

Tiga gol yang bersarang ke gawang Gianluigi Donnaruma tercatat atas nama Riccardo Calafiori, Kai Havertz dan Martin Odegaard.

Baca juga: Arsenal Resmi Juara Community Shield: Arteta Kasih Paham ke Maresca, Tzolis Jiplak Beckham

Ketika laga belum genap berlangsung satu menit, gawang Manchester City bahkan sudah dibobol oleh Arsenal.

Ialah Riccardo Calafiori yang menjadi biang kerok utama terciptanya gol kilat yang diciptakan Arsenal dalam laga ini.

Pemain asal Italia itu mampu menjebol jala gawang Gianluigi Donnaruma, ketika laga belum genap satu menit.

Aksi pemain Arsenal, Riccardo Calafiori saat mencetak gol ke gawang Manchester City pada pekan kelima Liga Inggris, Minggu (22/9/2024) malam WIB.
Aksi pemain Arsenal, Riccardo Calafiori saat mencetak gol ke gawang Manchester City pada pekan kelima Liga Inggris, Minggu (22/9/2024) malam WIB. (Twitter @Arsenal)

Setelahnya, gawang Manchester City kembali dibobol sebanyak dua kali, masing-masing oleh Kai Havertz (28') dan Martin Odegaard (48').

Pada akhirnya, Manchester City pulang tanpa trofi, lantaran dibantai Arsenal dengan skor telak di Community Shield 2026.

Setelah laga, Enzo Maresca selaku pelatih baru Manchester City berbagai pendapatnya soal kekalahan ini.

Maresca mengakui gol cepat yang dicetak Arsenal lewat Riccardo Calafiori pada detik ke-25, langsung mengubah momentum pertandingan.

Disisi lain, Maresca tak sungkan untuk memuji respon timnya setelah gol cepat tersebut.

Sayangnya, dari semua peluang emas yang diciptakan pemain Manchester City, tidak ada satupun gol yang tercipta.

"Saya pikir bagian besar dari laga ini ada pada gol pertama, saat kita kebobolan sebelum 30 detik pertandingan," sesal Maresca setelah kalah melawan Arsenal, dilansir City Extra.

"Reaksinya sebenarnya bagus, sebelum mereka mencetak gol kedua, kita punya tiga sampai empat peluang untuk mencetak gol serta menyamakan skor,"

"Sayangnya kita melewatkan peluang itu, lalu kemudian ada gol kedua, yang membuat semuanya lebih sulit," tukasnya.

Pep Guardiola (kiri) dan Enzo Maresca (kanan)
Pep Guardiola (kiri) dan Enzo Maresca (kanan) (Instagram)

Lebih lanjut, Maresca tak bisa membantah jika dirinya sedikit merasa khawatir dengan kekalahan di ajang ini.

Maka dari itu, eks pelatih Chelsea itu ingin membuang jauh-jauh pikiran buruknya soal hasil laga melawan Arsenal.

"Secara umum, saya selalu khawatir, bahkan saat kami menang, ini masih permulaan, kami masih punya banyak hal yang perlu kami perbaiki agar tampil lebih baik," jujur Maresca.

"Sekarang kita coba reset, analisis dan mulai Selasa nanti sudah memikirkan laga berikutnya melawan Bournemouth," tambahnya.

Ditanya soal adakah efek kekalahan melawan Arsenal terhadap rencana belanja Manchester City di bursa transfer.

Maresca menegaskan kebijakan transfer Manchester City dikeluarkan setelah melakukan perencanaan yang komprehensif, bukan hanya sekedar didasarkan atas hasil satu atau dua laga saja di atas lapangan.

"Kami sudah tahu sebelum pertandingan soal hal-hal yang perlu kami lakukan di bursa transfer pemain," tegas Maresca.

"Bukan karena kami kalah, bahkan jika kami menang, itu akan membuat kami berpikir berbeda,"

"Tentu kami sudah cukup dengan apa yang perlu kami lakukan, namun kami masih mencoba melakukan beberapa hal sebelum jendela transfer benar-benar ditutup," tutup pemenang gelar Piala Dunia Antarklub 2025 tersebut.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.