Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Memasuki hari ke lima, proses penanganan kebakaran di TPA Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat masih berlangsung.
Diketahui, tempat Pembuangan sampah Akhir (TPSA) di Desa Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terbakar sejak Rabu (12/8/2026) dini hari.
"Hingga kini sudah 70 persen lahan terbakar dapat tertangani, namun kami terus melakukan penyemprotan di sejumlah area sekitar kebakaran," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuningan, Usep Sumirat saat ditemui di lokasi TPA Ciniru, Minggu (16/8/2026).
Baca juga: Kebakaran TPA Jalaksana Kuningan, Kapolres AKBP Bellen Terjunkan Personel Untuk Bantu Padamkan Api
Penanganan kebakaran yang meluas terus mendapat perhatian hingga petugas gabungan membagi zona penanganan pemadaman kebakaran/
"Untuk penanganan hingga kini terus dilakukan penyemprotan dengan satu unit mobil damkar standbye. Kemudian untuk kendaraan water supply terus melakukan pengisian air untuk kebutuhan pemadaman," ungkapnya.
Selain menggunakan air untuk melakukan pemadaman, Usep Sumirat mengungkap teknik pemadaman juga dilakukan dengan cara lain.
"Untuk cara lain dalam pemadaman dilakukan dengan cara menyebarkan tanah. Pertanyaannya? Untuk mendapat tanah tidak gampang, namun kami gunakan tanah sekitar lahan TPA dan berkoordinasi dengan kepala desanya," katanya.
Terlepas dengan penanganan pemadaman kebakaran, Usep meminta warga untuk melakukan pemilihan sampah saat hendak di buang ke TPA.
"Kami mohon warga dapat memilah dan memilih sampah. Sehingga saat kejadian seperti ini, tidak merepotkan juga. Pemilihan sampah itu antara organik dan sampah plastik harus dan saat di TPA penguraian lebih tertib," katanya.
Baca juga: Diduga Microsleep, Pengendara Wanita Seruduk Tukang Becak dan Pedagang Nasi Uduk di Jalan Pungkur
Sementara, lanjut Usep Sumirat mengaku untuk beberapa hari terakhir, pembuangan sampah ke TPA tertunda. Namun, sekarang sudah kembali normal dan berjalan pada umumnya.
"Kepada pencarian makan di TPA atau pemulung, saya juga mohon maaf. Akibat kebakaran hampir 90 persen terjadi di area TPA, sehingga mereka tidak dapat beraktivitas seperti biasanya," katanya.
Contact to : [email protected]
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.