TRIBUNJATENG.COM - Rumah milik La Pantasi, ayah kandung pesepak bola Tim Nasional Indonesia Saddil Ramdani, terbakar di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, Jumat (14/8/2026) sore.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 Wita tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan rumah.

Bagian dalam dan belakang rumah yang selama ini kerap menjadi tempat singgah Saddil ketika pulang kampung dilaporkan tidak dapat diselamatkan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Baca juga: Langkah Tertatih Jiantoro Menembus Pagi, Menjaga Jejak Cheng Ho di Sam Poo Kong

 

Api Pertama Kali Terlihat dari Dapur

Kepala Desa Barangka, Jumran, membenarkan kebakaran yang menimpa rumah keluarga Saddil Ramdani tersebut.

Berdasarkan keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian dapur panggung yang berada di sisi timur rumah.

"Pemicunya secara pasti belum diketahui, tetapi sumber api awalnya dari bagian dapur sebelah kiri," ujar Jumran.

Bangunan dapur yang sebagian menggunakan material papan kayu membuat api dengan cepat menjalar ke bagian lain rumah.

Kondisi cuaca yang panas serta angin cukup kencang pada sore itu turut membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Dalam waktu sekitar 10 menit sejak api terlihat, kobaran sudah hampir menjangkau seluruh bagian utama rumah.

 

Rumah Sedang Kosong Saat Kebakaran

Saat kebakaran terjadi, tidak ada penghuni yang berada di dalam rumah.

La Pantasi sedang berada di Desa Guali, Kecamatan Kusambi, untuk mendampingi anaknya yang mengikuti kegiatan lomba gerak jalan.

"Pemilik rumah sedang berada di Desa Guali untuk mendampingi anaknya yang mengikuti kegiatan lomba gerak jalan," ujar Jumran.

Karena rumah dalam keadaan kosong, warga tidak dapat menyelamatkan banyak barang dari dalam bangunan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berdatangan dan berupaya membantu mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan.

Namun, keterbatasan sumber air membuat proses pemadaman secara mandiri tidak berjalan maksimal.

Warga setidaknya berhasil mengamankan satu mobil yang berada di samping rumah serta satu sepeda motor milik keluarga.

 

Damkar Terima Laporan 16.16 Wita

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Muna Barat, La Utu, mengatakan laporan mengenai kebakaran diterima petugas pada pukul 16.16 Wita.

Setelah menerima laporan, tim pemadam bersama armada langsung menuju lokasi.

Namun, ketika petugas tiba, api sudah menjalar cukup luas sehingga kondisi bangunan sulit diselamatkan.

"Saat tim pemadam tiba di lokasi, api sudah merambat ke dalam rumah dan bangunan tidak bisa diselamatkan lagi," ujarnya.

La Utu menjelaskan sebagian besar bangunan telah terbakar ketika proses pemadaman dilakukan.

"Hanya tersisa bagian atap depan saja yang tidak habis terbakar, sedangkan bagian dalam dan belakang rumah habis dilalap api," jelas La Utu.

Petugas kemudian melakukan penanganan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menjalar ke area sekitar.

Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran rumah ayah Saddil Ramdani tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Meski demikian, kondisi rumah mengalami kerusakan cukup parah. Bagian dalam serta belakang bangunan dilaporkan hangus terbakar.

Pihak berwenang belum menyampaikan nilai kerugian secara pasti. Pendataan masih dilakukan setelah kondisi keluarga korban memungkinkan untuk memberikan informasi lebih lengkap.

Berdasarkan perkiraan awal, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Titik awal api telah diketahui berada di area dapur, tetapi faktor yang memicu munculnya api masih dalam pendalaman.

Rumah tersebut memiliki arti tersendiri bagi keluarga Saddil Ramdani karena menjadi salah satu tempat yang biasa digunakan sang pemain ketika pulang ke kampung halaman.

Kebakaran membuat bagian utama rumah mengalami kerusakan berat.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena rumah yang terbakar merupakan kediaman keluarga pesepak bola yang dikenal sebagai salah satu pemain Timnas Indonesia.

Hingga kini, penanganan pascakebakaran dan pendataan kerugian masih dilakukan pihak terkait.

 

Contact to : [email protected]


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.